KLIKREAD.COM, Papua - Paska ledakan bom sisa Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua sebanyak 55 warga terpakasa megungsi ketempat aman.
Selain 55 warga, terdapat juga puluhan warga ini terpaksa meninggalkan rumah mereka karena didera trauma mendalam dan khawatir akan adanya ledakan susulan.
Selain memicu gelombang pengungsian, insiden maut yang terjadi pada Minggu sore itu juga mengakibatkan 19 warga mengalami luka ringan.
Dan lima orang meninggal dunia, serta tiga orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa keselamatan warga yang terdampak.
Termasuk puluhan pengungsi dan korban luka, menjadi prioritas paling utama dalam penanganan tragedi ini.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi (warga terdampak).
Serta pengamanan lokasi kejadian," ujar Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Senin 1 Juni 2026.
Untuk memberikan rasa aman bagi warga dan memastikan pemukiman sekitar benar-benar steril dari bahaya, sebanyak 15 personel Tim Gegana Brimob Polda Papua dikerahkan ke Biak pada Senin 1 Juni 2026.
Tim khusus penjinak bom ini akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menyisir titik ledakan.
Baca Juga: BGN Kini Lengkapi MBG dengan Aplikasi, Guru dan Orang Tua Bisa Langsung Pantau Kualitas Menu