KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengatakan Presiden Prabowo Subianto berencana menambah alokasi anggaran sebesar Rp1 triliun untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif di Indonesia.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan unit usaha kerakyatan.
Muhaimin Iskandar saat itu usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa 12 Mei 2026.
Baca Juga: Bahlil Pastikan Jangan Khawair Stok Energi Nasional Aman Ditengah Tekanan Global
Muhaimin menegaskan bahwa tambahan dana ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam mendukung ekosistem UMKM.
"Tahun ini akan ditambahi anggaran khusus untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif. Saya mengajukan tidak kurang dari Rp1 triliun.
InsyaAllah akan terus ditambah untuk kegiatan-kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya UMKM kita," ujar Muhaimin.
Baca Juga: Harta Kekayaan Prsiden Prabowo Capai Rp2,066 Triliun, KPK Umumkan Hasil Verifikasi LHKPN
Selain suntikan dana, Presiden Prabowo juga menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memberikan dukungan konkret.
Salah satu poin utamanya adalah pemanfaatan aset-aset negara yang tidak terpakai (idle) untuk kepentingan pelaku usaha kecil.
"Memfasilitasi UMKM kita untuk tumbuh dan mendapatkan fasilitas.
Terutama mendorong tempat-tempat yang idle BUMN maupun kementerian lembaga digunakan oleh UMKM kita, untuk baik itu pemasaran maupun display dan festival," tambah Muhaimin.
Baca Juga: Viral Ibu Ajak Anak Balita Nonton Konser saat Malam Hari, Warganet Soroti Venue Seperti Kolam Renang
Kebijakan ini diharapkan dapat bersinergi dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini menjadi tulang punggung pembiayaan UMKM.