nasional

Aparat Gabungan Gerebek Markas Judi Online Internasional di Dekat Istana Negara, Amakan 23 WNA

Sabtu, 9 Mei 2026 | 19:04 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Wira Satya Triputra (kanan) dalam konferensi pers terkait penggerebekan judi online. (Foto: Antara)

KLIKREAD.COM, Jakarta - Aparat kepolisian membongkar markas judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat dekat dengan Istana Negara.

Hayam Wuruk Plaza Tower yang menjadi lokasi operasional jaringan judi online beromzet ratusan miliar rupiah per hari itu berada tak jauh dari pusat kekuasaan negara.

Bareskrim Polri mengamankan 321 warga negara asing (WNA) terkait tindak pidana perjudian daring atau online jaringan internasional di lokasi perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta.

Baca Juga: Virus Hantavirus Telah Menyebar di Indonesia, Kemenkes RI Catat 23 Kasus Terinfeksi

Gedung yang diduga menjadi pusat kendali judi online tersebut hanya berjarak kurang dari 4 km dari kawasan Istana Kepresidenan di Jakarta Pusat.

Penggerebekan dilakukan aparat gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya pada Jumat 8 Mei 2026 malam hingga Sabtu 9 Mei 2026 dini hari.

Pengungkapan ini mencuat setelah aparat gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gedung yang diduga dijadikan markas pengendali jaringan judi online lintas negara.

Baca Juga: Fasilitas Stadion Dirusak, Laga Sepak Bola Persipura Jayapura Melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe Berakhir Rusuh

Aparat juga menyita berbagai perangkat elektronik seperti komputer, laptop, server, hingga sistem situs judi online yang diduga digunakan untuk mengendalikan aktivitas perjudian daring internasional.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan personel Brimob bersenjata lengkap diterjunkan untuk menjaga keamanan selama operasi berlangsung.

Menurut dia, pengamanan ketat dilakukan karena operasi menyasar jaringan judi online berskala besar dengan dugaan keterlibatan sindikat internasional.

Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Miangas, Presiden Prabowo Janji akan Bangun Desa Nelayan Juni 2026

“Personel Brimob diterjunkan untuk mendukung pengamanan area dan membantu kelancaran penyidik saat mengumpulkan barang bukti,” ujar Budi, Sabtu 9 Mei 2026.

Selain menangkap sejumlah orang, polisi juga menyita perangkat yang diduga menjadi pusat kendali operasional judi online.

Halaman:

Tags

Terkini