Setiap paket berisi beras, minyak goreng, kopi, mentega, teh, gula dan jenis sembako lainnya.
Keributan sempat terjadi saat proses pembagian sembako itu berlangsung, salah satunya karena faktor jumlah massa yang mengantre.
Sebagian dari mereka saling dorong untuk berebut antrean, sementara sebagiannya lagi berebutan untuk keluar dari kawasan Monas melalui Pintu Patung Kuda.
Baca Juga: Perayaan May Day, Aktivis Buruh Berharap Diberikan Beasiswa Pendidikan dari Pemerintah
Hingga pukul 12.00 WIB, pembagian sembako masih berlangsung dengan antrean yang tak kunjung surut.
Seorang buruh pabrik asal Tangerang bernama Dani ikut mengantre dan mendapatkan paket sembako.
"Tadi ke sini sama rombongan. Dapat (sembako), sih, tadi," kata Dani sambil menunjukkan paket sembakonya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Janjikan Buruh Tidak Ada yang Ngontrak Lagi
Dani yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu mengaku cukup kewalahan saat mengantre lantaran banyaknya buruh yang juga ingin mendapatkan jatah sembako.
"Padat banget tadi, tapi udah dapat. Kurang tahu tadi rombongan yang lain," ujar Dani.***