nasional

Potensi Timbulkan Persoalan Tingkat Global, Rocky Gerung Kritik Gagasan Purbaya Pajaki Kapal di Selat Malaka

Jumat, 24 April 2026 | 21:13 WIB
Akademisi Rocky Gerung.

KLIKREAD.COM, Jakarta - Akademisi Rocky Gerung mengkritik gagasan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memajaki kapal yang lewat Selat Malaka.

Rocky menilai ide tersebut berpotensi menimbulkan persoalan serius di tingkat global.

“Purbaya, Menteri Keuangan ingin mencekik Selat Malaka.

Baca Juga: PWI Pusat Nilai Pelanggaran Karya Jurnalistik di Ruang Digital Tanpa Izin Merugikan Wartawan dan Perusahaan Media

Seolah-olah Selat Malaka itu Hormuz. Tanda apa ini? Tanda kepanikan," ujar Rocky.

Saat itu Rocky Gerung menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk politik dan kebebasan akademik di UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 23 April 2026 kemarin.

Rocky menjelaskan, hal itu bisa menjadi masalah lantaran Selat Malaka berada di wilayah tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Kondisi itu berbeda dengan Selat Hormuz yang hanya dimiliki oleh Iran.

Baca Juga: Presiden Prabowo dan Kapolri Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Polri

“Ngapain mau mencekik Selat Malaka yang adalah milik dari Singapura, Malaysia, Indonesia.

Lain dengan Hormuz, itu cuma punya Iran,” ujarnya.

Rocky menyoroti tingginya lalu lintas kapal di Selat Malaka, termasuk kapal pengangkut minyak menuju China.

Ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut bisa memicu reaksi dari negara lain.

Baca Juga: Pilu Siswa SMP Tanjungsari Sumedang, Menangis di Pelukan Temannya usai Diduga Pilih Berhenti Sekolah demi Bantu Ortu

Halaman:

Tags

Terkini