KLIKREAD.COM - Ribuan massa yang berasal dari mahasiswa dan organisasi masyarakat mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menyuarakan protes kebijakan Gubernur Rudy Mas’ud pada Selasa, 21 April 2026.
Kericuhan sempat terjadi saat sejumlah oknum pendemo mulai melempari batu dan botol air mineral ke arah aparat yang berjaga sekitar pukul 18.00 WITA.
Namun, sebelum suasana demo berubah menjadi panas, viral di media sosial aksi orator yang menyuruh mundur massa agar tidak terjadi saling dorong dengan aparat.
Momen tersebut terjadi pada sore hari ketika terlihat massa mulai mencoba untuk maju dan aparat mendorong untuk menjaga barisannya.
“Tiga langkah ke belakang, jalan!” teriak orator kepada massa pendemo dalam video yang diunggah akun Instagram @narasikaltim pada Selasa, 21 April 2026.
Ingatkan Ada Massa dari Keluarga Aparat
Dalam video yang kini telah diputar lebih dari 490 ribu kali penayangan itu juga terdengar orator yang mengingatkan ada pendemo yang berasal dari keluarga aparat.
“Jangankan mukul-mukul aparat, kalian melempar gedung juga nggak ada gunanya,” kata orator aksi.
Baca Juga: Sikapi Konflik Geopolitik Global, Wagub Kepri Tegaskan Perlu Penguatan Kebijakan Sektor Pariwisata
“Teman-teman, di antara kita yang ikut demo itu anak Polisi, betul nggak? Nih Pak, anak bapak. Teman-teman yang di depan, tolong hargai komando,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar aksi tetap berlangsung kondusif dan diselesaikan dengan komunikasi yang baik.
“Jangan ada gerakan tambahan, cukup orang-orang di luar gerakan ini aja yang lobi-lobi banyak gerakan tambahan. Di antara ini juga ada bapak teman kita yang bertugas, jangan mau diadu domba dan digesekkan,” paparnya.
Menariknya, dalam unggahan tersebut juga terlihat akun Polantas Polda Kaltim yang meninggalkan komentar.