KLIKREAD.COM, Jakarta - Ahmad Sahroni membantah black mamba ada di rumahnya saat penjarahan terjadi.
Ia menilai, foto beredar di media sosial (Medsos) dipastikan bukan diambil dari rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Bahkan Sahroni menuding, foto di medsos sengaja disebar untuk menyerang dirinya.
Baca Juga: Polres Sukoharjo Temukan Indikasi Zat Berbahaya di Buah Anggur dari Menu MBG
Dia menyakini ini adalah ulah pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Diduga ada pihak-pihak yang memang sengaja merencanakan pemojokan karakter Ahmad Sahroni.
Ada alat-alat yang dipakai sekelompok orang untuk menghajar gua.
Baca Juga: Wapres Gibran Sebut Soeharto Berjasa Kemajuan Bangsa Layak Dapat Gelar Pahlawan
Ini alat loh, alat gede yang dipakai,” ujar Sahroni dikutip dari jawapos.com, Sabtu 8 November 2025.
Sahroni mengatakan, foto black mamba diambil di Lebanon pada 2020.
Sehingga, tidak berkaitan sama sekali dengan peristiwa penjarahan Agustus 2025 lalu.
“‘Black mamba’, lu bayangin, itu kejadian di rumah di Lebanon tahun 2020.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bakal Redenominasi Rupiah Hilangkakan Tiga Angka Nol Dibelakangnya
Dikeluarin, kan gila Dituduh kita yang ‘black mamba’.
Itu kan serangan sistematis, bersamaan. Sengaja dibuat hoaks,” jelas Sahroni.
Dia mengaku mendapat banyak serangan hoax setelah kerusuhan Agustus 2025.
Bahkan serangan juga diarahkan ke anggota keluarga lainnya.