Simulasi ini memungkinkan para murid disabilitas membiasakan diri dengan kebutuhan teknis pelaksanaan TKA.
Oleh karena itu, para murid yang mengikuti hari ini lebih rileks dalam mengerjakan soal-soal dalam TKA.
Baca Juga: Kemenko PM akan Bangun Hunian Terjangkau bagi Pekerja Indonesia
“Meskipun memang ada kesulitan dalam menyelesaikan soal, secara keseluruhan semuanya bisa selesai tepat waktu,” ujar Puguh.
Pelaksanaan TKA di SLBN Gedangan sendiri berlangsung semi daring dan dimulai pada pukul 07.30 hingga 10.00 WIB.
terdapat tiga mata pelajaran yang diujikan kepada para murid, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, dengan masing-masing mata pelajaran sebanyak 25 soal.
Adapun untuk pengawas, pengawas ujian berasal dari SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program 10.000 Hunian Pekerja Murah dan Terjangkau
Salah satu peserta TKA di SLBN Gedangan, Putri Anggraeni Yasinta Ayucandra, mengaku senang bisa mengikuti.
Ia bisa menyelesaikan seluruh soal ujian TKA meskipun ada beberapa mata pelajaran yang dirasa sedikit sulit.***