Simulasi ini memungkinkan para murid disabilitas membiasakan diri dengan kebutuhan teknis pelaksanaan TKA.
Oleh karena itu, para murid yang mengikuti hari ini lebih rileks dalam mengerjakan soal-soal dalam TKA.
Baca Juga: Kemenko PM akan Bangun Hunian Terjangkau bagi Pekerja Indonesia
“Meskipun memang ada kesulitan dalam menyelesaikan soal, secara keseluruhan semuanya bisa selesai tepat waktu,” ujar Puguh.
Pelaksanaan TKA di SLBN Gedangan sendiri berlangsung semi daring dan dimulai pada pukul 07.30 hingga 10.00 WIB.
terdapat tiga mata pelajaran yang diujikan kepada para murid, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, dengan masing-masing mata pelajaran sebanyak 25 soal.
Adapun untuk pengawas, pengawas ujian berasal dari SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program 10.000 Hunian Pekerja Murah dan Terjangkau
Salah satu peserta TKA di SLBN Gedangan, Putri Anggraeni Yasinta Ayucandra, mengaku senang bisa mengikuti.
Ia bisa menyelesaikan seluruh soal ujian TKA meskipun ada beberapa mata pelajaran yang dirasa sedikit sulit.***
Artikel Terkait
Pesawat A400M Resmi Datang Perkuat TNI, Prabowo: Tambah Kemampuan Udara Indonesia
Minta Publik Tak Diributkan Lagi, Presiden RI Prabowo Suabianto Tegaskan Bertanggung Jawab atas Proyek Whoosh
PT KCIC Catat Penumpang WNA Whoosh Alami Kenaikan Capai 65,3 Persen
Presiden RI Prabowo Subianto Klaim KRL Indonesia Tak Kalah dengan Kereta di Luar Negeri
Menkeu Purbaya Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut Tidak akan jadi Kota Hantu
BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program 10.000 Hunian Pekerja Murah dan Terjangkau
Kemenko PM akan Bangun Hunian Terjangkau bagi Pekerja Indonesia
Gabungkan Dua Program Unggulan, Kemen P2MI dan Kemensos Perkuat Sinergi Pekerja Migran
Pengamanan Berlapis, Kemendikdasmen Tepis Isu Bocornya Soal TKA Pastikan Itu Tidak Benar
Wapres Gibran Pastikan Komitmen Pemerintah Bangun Papua Secara Merata