"Kalau masing-masing ambil 500 ton, sudah bisa kita operasi pasar.
Kita buat serentak sekaligus di seluruh daerah. Tinggal untuk skemanya, ada kerja sama atau MoU antara Pemkab/Pemko dengan Bulog," papar Bobby.
Selain itu, dari beberapa komoditi yang disebutkan mengalami kenaikan harga, tak sedikit yang produksinya dari Sumut.
Penyebabnya antara lain karena hasilnya didistribusikan ke luar provinsi seperti Riau dan Aceh, membuat Sumut sendiri mengalami kekurangan.***