nasional

Guna Nambah Objek Penerimaan Negara, Anggota DPR Usulkan Legalisasi Kasino

Selasa, 13 Mei 2025 | 13:12 WIB
Galih Kartasasmita, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar.

Ia hanya ingin membuka ruang diskusi tentang alternatif-alternatif yang selama ini mungkin dianggap tabu.

"Ini bukan ke Bapak, tapi lebih ke pola pikir kita bersama.

Masa depan penerimaan negara harus lebih bervariasi, lebih progresif," jelasnya.

Menurut Galih, selama ini Indonesia terlalu bergantung pada sumber daya alam (SDA) sebagai tulang punggung penerimaan negara.

Baca Juga: Menteri HAM Nilai Program Pendidikan di Barak Militer Digagas Dedi Mulyadi Sejalan Program Asta Cita Presiden RI

Ia menyoroti bahwa meski SDA Indonesia memang kaya dan dominan, ketergantungan berlebihan pada sektor tersebut bisa menjadi kelemahan jangka panjang.

"Sekitar 15 tahun yang lalu, 10 sampai ke atas lah UEA (Uni Emirat Arab) itu pemasukan terbesarnya dari SDA.

Tapi sejak krisis minyak pada saat itu, mereka sadar bahwa nggak bisa terus bergantung ke sana," jelas Galih.

Baca Juga: Gegara Unggah Meme Prabowo Ciuman dengan Jokowi, Mahasiswi ITB Jadi Tersangka di Jeratan UU ITE

Galih mencontohkan, UEA melakukan langkah cukup berani dengan meninggalkan ketergantungan terhadap SDA dan beralih ke sektor jasa, terutama pariwisata.

"Walaupun PNBP terbesarnya masih SDA, mereka sudah nge-slide ke jasa, khususnya jasa sosial dan pariwisata.

Ini bukti bahwa mereka mampu bertransformasi," jelasnya.

Ia pun mendorong kementerian dan lembaga (K/L) terkait, di Indonesia untuk mulai memikirkan strategi serupa.

Baca Juga: Lis Terima Penghargaan Trisakti Tourism Award 2025 Juara ke 2 Kategori Wisata Sejarah Pulau Penyengat

Menurutnya, Indonesia tak kekurangan potensi untuk mengembangkan sektor lain seperti jasa, pariwisata, dan hiburan.

Halaman:

Tags

Terkini