nasional

Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan 71 Jamaah akan Berhaji Tanpa Visa Resmi

Selasa, 6 Mei 2025 | 21:51 WIB
Ilustrasi. Jamaah Calon Haji (JCH) asal Indonesia sujud syukur tiba tiba di Bandara Pangeran Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi./net

Kasus tersebut menjadi perhatian Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Mochammad Irfan Yusuf.

Dia kembali mengingatkan pemerintah Arab Saudi saat ini sedang serius mencegah masuknya jamaah nonvisa haji.

Irfan Yusuf kembali mengimbau masyarakat untuk hati-hati ketika ada tawaran haji tanpa antre.

"Mereka itu kan orang-orang yang sangat lugu. Mereka nggak ngerti ini (prosedurnya) benar apa nggak," kata dia.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan Selamat kepada PM Australia Anthony Albanese

Irfan mengatakan, jamaah yang berhasil diamankan petugas itu adalah korban.

Mereka bukan pelaku kejahatan. Karena pada dasarnya orang-orang itu ingin berhaji, hanya saja belum terlalu paham prosedurnya.

Dia mengatakan, kuota haji resmi yang bersifat G to G (goverment to goverment) adalah haji reguler dan haji khusus. Tahun ini jumlahnya 221 ribu.

Baik haji reguler maupun haji khusus, sama-sama antre, Tidak bisa bayar tahun ini, berangkat tahun ini juga.

Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Kunjungan Utusan Khusus PM Jepang Fumio Kishida di Kertanegara

Di luar kuota G to G ada visa haji mujamalah atau furoda.

Pemerintah hanya mengizinkan visa ini dijual atau dipasarkan oleh travel haji resmi.

"Mereka dijanjikan berangkat tahun ini juga, ya pasti senang lah," katanya.

Dia mengatakan, perlu ditelusuri sampai siapa yang mengoordinasikan keberangkatan mereka.

Baca Juga: Gotong Royong Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Berjalan Lancar

Halaman:

Tags

Terkini