Transformasi Ekonomi Hijau, Presiden Jokowi Lakukan Groundbreaking Proyek PLTA Mentarang Induk

photo author
Tim Klik Read 02, Klik Read
- Kamis, 2 Maret 2023 | 07:40 WIB
Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek PLTA Mentarang Induk. (PMJ News | Dailynotif.com)
Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek PLTA Mentarang Induk. (PMJ News | Dailynotif.com)

KLIKREAD.COM- Pada Rabu (1/3/2023), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk PT Kayan Hydropower Nusantara di Malinau, Kalimantan Utara.

Presiden Jokowi mengaku sangat senang atas dimulainya pengerjaan proyek PLTA Mentarang Induk.

"Hari ini saya sangat, sangat, sangat senang sekali karena PLTA Mentarang Induk dimulai pekerjaannya, dimulai konstruksinya," ucap Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Baca Juga: Lulusan SMA Gaji Rp4 Juta, Mau? PT Mitra Karya Texindo Buka Loker Terbaru Staf Administrasi Area Serang Banten

Lebih lanjut, Presiden juga mengatakan, pemerintah mendukung rencana transformasi ekonomi hijau melalui pembangunan PLTA Mentarang Induk yang terintegrasi dengan Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Kalimantan Utara (Kaltara).

"Karena energinya hijau, produk-produk yang dihasilkan nanti yang di Bulungan, di Kawasan Industrial Park Indonesia di Bulungan, juga produk-produk hijau, produk-produk yang emisi karbonnya rendah, produk-produk yang memiliki harga yang premium tetapi kompetitif. Karena apa? Energinya dari energi hijau dari Sungai Mentarang di Kabupaten Malinau," ungkap Jokowi.

Menurutnya, integrasi dari kawasan Sungai Mentarang menuju kawasan KIPI di Kabupaten Bulungan bukan merupakan suatu pekerjaan yang mudah. Selain itu, proyek tersebut juga membutuhkan anggaran yang tidak kecil, yaitu sekitar Rp40 triliun.

Baca Juga: Lulusan SMK Gaji Rp5 Juta Loh! Loker Terbaru Partsman di PT Astra International Tbk (BMW) Area Jakarta Selatan

“Kawasan yang terintegrasi dari Mentarang, kemudian disambungkan dengan kawasan yang ada di Bulungan, yang kurang lebih 300-an kilometer disambungkan oleh transmisi. Ini bukan pekerjaan yang mudah dan membutuhkan anggaran biaya yang tidak kecil USD2,6 miliar (dolar Amerika Serikat), kalau dirupiahkan kira-kira Rp40 triliun, sebuah nilai yang sangat besar sekali,” ujarnya.

Dengan adanya kawasan-kawasan tersebut, lanjut Jokowi, akan mendukung rencana besar Indonesia dalam melakukan transformasi ekonomi menuju ekonomi hijau. Sebelumnya, Presiden juga telah meninjau kawasan KIPI.

“Karena yang kita bangun nanti di kawasan Kalimantan Industrial Park Indonesia yang ada di Bulungan itu adalah yang pertama EV battery, baterai untuk mobil-mobil listrik, plus mobil listriknya ada di sana nanti. Yang kedua, aluminium, industri aluminium, yang juga akan dibangun di Kalimantan Industrial Park Indonesia di KIPI nanti. Aluminiumnya, aluminium hijau karena dari energi hijau. Kemudian yang ketiga, ada petrokimia (petrochemical) yang juga semuanya segera dimulai,” tandasnya.

Baca Juga: PT Wahana Solarhat Sejahtera Buka Loker Terbaru Asisten Traksi Area Kalimantan Barat, Lulusan D-3 Yuk Merapat!

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kegiatan tersebut, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Kemudian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, Bupati Malinau Wempi W. Mawa, Ketua Konsorsium Indonesia Garibaldi Thohir, dan Presiden Direktur PT Kayan Patria Pratama Juanda Lesmana.***

Baca Juga: Lulusan D-3 Merapat! Loker Ninja Xpress Posisi Field Sales Executive Penempatan Balikpapan Kalimantan Timur

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X