Dari pihak KPI melalui Wakil Ketuanya, Mulyo Hadi Purnomo mengatakan, jelang pelaksanaan Pemilu 2024, nantinya akan banyak TV digital yang hadir dan belum sepenuhnya dalam pengawasan KPI.
"Sudah dilakukan rapat pleno dan sudah dibahas terkait anggaran pengawasan TV digital yang akan menyiarkan tahapan pemilu," ujarnya.
KPI juga akan memberikan sosialisasi kepada KPID agar berkolaborasi dengan KPU dan Bawaslu guna mencegah adanya penyiaran yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran Pemilu.
Perwakilan KPU, Dohardo Pakpahan mengharapkan media turut mengawal dan tidak memberi benturan dengan instansi yang lain jelang pemilu 2024. Perjanjian atau MoU juga sudah dilakukan dan diharapkan terjadi sinergitas mewujudkan pemilu 2024 yang damai dan sejuk.
Dari pihak Bawaslu menyampaikan pihaknya akan membahas antisipasi adanya kampanye yang curi start dan di luar jadwal. Hal ini dilakukan agar tak ada gesekan.
Selain itu, Bawaslu juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kominfo guna mengatur banyaknya media digital.***
Artikel Terkait
Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J dengan Terdakwa Sambo-Putri Digelar Hari Ini, Agenda Pembacaan BAP Saksi
Review Film Avatar: The Way of Water, Indah, Menegangkan dan Penuh Kasih Sayang
Waspada Cuaca Ekstrem! Presiden Jokowi Ajak Masyarakat untuk Mengikuti Informasi BMKG, Semuanya Hati-hati
Ferdy Sambo Cabut Gugatan Pemberhentian Tidak Hormat Perwira Tinggi Polri yang Dilayangkan ke PTUN Jakarta
Kado 'Terindah' Tahun Baru Tarif Tol Baru Mulai 3 Januari 2023, Cek Kenaikan Tarif untuk Ruas Tangerang Merak