Ramai di Medsos Mulai 1 Juni, Mobil Diatas 1400 cc Dilarang Isi Pertalit

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 22 Mei 2026 | 19:02 WIB
Ilustrasi . Wacana pembatasan Pertalite mulai 1 Juni 2026 untuk mobil di atas 1.400 cc.
Ilustrasi . Wacana pembatasan Pertalite mulai 1 Juni 2026 untuk mobil di atas 1.400 cc.

KLIKREAD.COM - Mulai 1 Juni 2026, terdapat 25 model mobil favorit Indonesia resmi dilarang mengisi Pertalite, terutama kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc.

Informasi mengenai larangan penggunaan BBM subsidi jenis Pertalite ini ramai diperbincangkan di media sosial (medsos).

Narasi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya pemilik mobil keluarga jenis Low MPV, Low SUV.

Baca Juga: Diduga Sekap Anak Penulis, Hercules dan Anggota GRIB Jaya Dilaporkan ke Polda Metro

Hingga kendaraan sport utility vehicle (SUV) premium yang selama ini masih menggunakan bahan bakar subsidi untuk aktivitas harian..

Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa pemerintah akan menerapkan pembatasan pembelian Pertalite untuk kendaraan dengan mesin lebih besar sebagai bagian dari upaya penataan subsidi energi agar lebih tepat sasaran.

Kebijakan tersebut diklaim mulai berlaku pada awal Juni 2026 dan berdampak pada sejumlah mobil populer yang banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Perlu Penerapan ORIK, Wagub Nyanyang Nilai Kepri Miliki Potensi Unggulan Cross Border Tourism

Isu ini langsung menjadi perbincangan luas di berbagai platform media sosial.

Banyak pengguna internet mempertanyakan apakah kendaraan keluarga seperti Toyota Rush, Honda BR-V, Mitsubishi Xpander Cross, hingga sejumlah SUV lain masih dapat mengakses BBM subsidi.

Tidak sedikit pula masyarakat yang khawatir pengeluaran rumah tangga akan meningkat apabila diwajibkan beralih ke BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Apabila kebijakan pembatasan benar diterapkan, dampaknya diperkirakan cukup besar terhadap pola konsumsi bahan bakar masyarakat.

Baca Juga: Mendagri Minta Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T Guna Penanganan Pascabencana Sumatera

Pasalnya, Pertalite selama ini menjadi pilihan utama jutaan pengguna kendaraan pribadi karena harganya lebih terjangkau dibandingkan BBM nonsubsidi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X