KLIKREAD.COM - Kontroversi semakin memanas setelah acara nobar film dokumenter 'Pesta Babi' di beberapa kampus dibubarkan.
Kasus yang paling ramai terjadi di kampus Universitas Mataram atau Unram.
Pembubaran dilakukan dengan alasan menjaga kondusivitas kampus dan mencegah potensi konflik.
Menurut pihak kampus, keputusan tersebut diambil demi menghindari ketersinggungan antar pihak.
Namun alasan itu justru memicu kritik dari mahasiswa dan aktivis kebebasan berekspresi.
Banyak yang menilai kampus seharusnya menjadi ruang terbuka untuk diskusi ilmiah, termasuk membahas film dokumenter yang mengangkat isu sosial.
Kasus pembubaran ini akhirnya menjadi sorotan nasional dan memicu debat tentang kebebasan akademik di Indonesia.
Dalam kasus di Unram, pembubaran dilakukan pihak rektorat melalui Wakil Rektor III, yaitu Sujita.
Baca Juga: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pencurian 180 Unit Tas Ekspor di Kargo Internasional
Menurut keterangannya, tindakan tersebut dilakukan atas instruksi Rektor Unram, Sukardi.
Pihak kampus menyebut keputusan itu diambil demi menjaga situasi tetap kondusif.
Namun pernyataan tersebut mendapat kritik dari mahasiswa dan pegiat demokrasi.
Banyak yang mempertanyakan apakah diskusi film dokumenter memang harus dihentikan hanya karena dianggap sensitif.
Artikel Terkait
Perkuat Invesasi, Menlu Singapura Inginkan Hidupkan Kembali Kerjasama Segitiga Ekonomi Sijori
Pilu Karyawan Pabrik Ban di Purworejo usai Insiden Kebakaran, Sempat Berupaya Padamkan Api namun Gagal
Obat Keras Dijual Bebas di Swalayan Ritel Bintaro, BPOM dan Dinkes Lakukan Sidak
Bertambah Rp15,3 Miliar, Kekayaan Seskab Teddy Meningkat dari LHKPN Sebelumnya
Deretan Artis dan Figur Publik Bereaksi Keras Bela Nadiem Makarim Terkait Tuntutan 18 Tahun Penjara
KPK Bidik Calon Tersangka Baru di Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Jerat Pelaku Perintangan Penyidikan, KPK Segera Kembangkan Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Sahroni Sebut Kejagung Dongkrak Kepercayaan Publik, Terkait Satgas PKH Setor Rp10 Triliun Lebih
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pencurian 180 Unit Tas Ekspor di Kargo Internasional
Sebut Isi Kritikan Narasi Film Proyek Era Jokowi, Yusril Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Bukan Arahan Pemerintah Pusat