KLIKREAD.COM, Jakarta - Buntut dari penyerangan di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada 14 April 2026, mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.
Demikian dikatakan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai dalam keterangan persnya kepada awak media.
Pigai membeberkan, data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan dan pengumpulan informasi dari berbagai sumber, termasuk pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.
“Kami mendapatkan data dan fakta dari berbagai sumber, baik dari pemerintah daerah, kabupaten, provinsi, maupun sumber lain.
Ditemukan 15 orang meninggal dunia dan tujuh orang luka-luka akibat peristiwa di Kembru,” ujar Pigai.
Ia menambahkan, Kementerian HAM sejak awal telah mengikuti perkembangan peristiwa tersebut secara cermat dan menjadikannya sebagai perhatian serius pemerintah.
“Sejak awal kami mengikuti perkembangan secara hati-hati, cermat, dan akurat.
Peristiwa ini menjadi atensi paling serius bagi Kementerian HAM,” kata Pigai, menambahkan.
Pigai juga menegaskan, jumlah korban masih berpotensi berubah seiring proses verifikasi dan pendalaman yang terus dilakukan oleh berbagai pihak di lapangan.
Baca Juga: Kemendagri RI Tegaskan TPID Turut Berperan Aktif Sosialisasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah
Pasca kejadian, sejumlah unsur pemerintah daerah, relawan kemanusiaan.
Hingga tim terkait disebut telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi korban serta melakukan penanganan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Adu Mulut Pemotor dan Jukir yang Minta Uang Parkir di Kawasan Parkir Digital Surabaya: Nggak Ada QRIS, ya Nggak Bayar
Polresta Banyuwangi Bongkar Dua Sindikat Pengoplos LPG 3 Kilogram, Salah Satu Pelaku Pemilik Pangkalan Resmi Pertamina
Menu Daging Sapi MBG Sumber Jaya Lampung Barat Masih Alot hingga Disebut ‘Daging Karet’: Tidak Bisa Dimakan
Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Dedi Mulyadi Sarankan Hukuman Bersih-bersih Halaman dan Toilet Sekolah
Berang dengan Sikap Termul, Jusuf Kalla Buka Kartu Jokowi Jadi Presiden Atas Jasanya
Klaim Keberhasilan Individu, Projo Bantah Pernyataan Jusuf Kalla Berperan Karier Politik Jokowi jadi Presiden
Pemerintah Percepat Program 3 Juta Rumah bagi MBR, Kepri Daerah Telah Lengkap Menyerahkan Data Perumahan
Kemendagri RI Tegaskan TPID Turut Berperan Aktif Sosialisasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah
Kebakaran Besar Landa 1.000 Rumah di Sandakan: Permukiman Terapung yang Dihuni Ribuan Penduduk Adat Asal Malaysia
Viral karena Mendapat Mendapat Acungan Jari Tengah, Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta Legawa Memaafkan Siswanya