Freddy mengakui bahwa sebagai partai pengusung utama pada Pilpres 2014, kontribusi partai berlogo banteng tersebut sangat signifikan dalam mesin pemenangan.
"Projo sebagai organisasi relawan yang sejak awal berdiri untuk mengawal kepemimpinan rakyat, melihat bahwa dukungan relawan, partai politik seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Serta partisipasi aktif masyarakat luas merupakan pilar penting dalam kemenangan tersebut," ujar dia.
Ia pun menghimbau seluruh elemen politik agar membangun diskursus publik yang lebih sehat tanpa harus menonjolkan klaim pribadi atas proses demokrasi.
Freddy mengingatkan bahwa kedaulatan tertinggi dalam pemilu tetap berada di tangan rakyat sebagai pemilih.
"Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menjaga narasi kebangsaan yang sehat, tidak menyederhanakan proses demokrasi menjadi klaim personal, serta tetap menjunjung tinggi semangat persatuan.
Demokrasi Indonesia adalah milik rakyat, dan setiap kemenangan dalam proses tersebut adalah kemenangan bersama, bukan milik individu," ucap dia lagi.***
Artikel Terkait
Usai Dilaporkan Hilang Kontak dan Diduga Jatuh, Puing Helikopter PK-CFX Ditemukan di Lokasi Ekstrem Perbukitan Kalbar
Fiskal Daerah Makin Terbatas, Walikota Lis Tegaskan ASN Perkuat Disiplin Kerja Lebih Proaktif dan Inovatif
5 Orang Sekeluarga Tewas usai Diduga Terjebak Kepulan Asap saat Kebakaran Besar di Tanjung Duren Jakbar
Polda Mero Jaya Pastikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi Lanjut Hingga Persidangan, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan
Polda Metro Jaya Lakukan Uji Labfor Forensik Dokumen Ijazah Jokowi
Adu Mulut Pemotor dan Jukir yang Minta Uang Parkir di Kawasan Parkir Digital Surabaya: Nggak Ada QRIS, ya Nggak Bayar
Polresta Banyuwangi Bongkar Dua Sindikat Pengoplos LPG 3 Kilogram, Salah Satu Pelaku Pemilik Pangkalan Resmi Pertamina
Menu Daging Sapi MBG Sumber Jaya Lampung Barat Masih Alot hingga Disebut ‘Daging Karet’: Tidak Bisa Dimakan
Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Dedi Mulyadi Sarankan Hukuman Bersih-bersih Halaman dan Toilet Sekolah
Berang dengan Sikap Termul, Jusuf Kalla Buka Kartu Jokowi Jadi Presiden Atas Jasanya