“They are peacekeeping, not peacemaking. Mereka tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk membuat ataupun peacemaking. Perlengkapannya dan latihannya adalah untuk menjaga perdamaian, situasi damai yang dijaga, dan ini juga merupakan mandat dari PBB peacekeeping ini,” kata Menlu.
Lebih lanjut, Indonesia mendorong PBB untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan pasukan penjaga perdamaian di berbagai wilayah penugasan, khususnya dalam misi UNIFIL di Lebanon.
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Scorpio Minggu, 5 April 2026: Bersikaplah Baik pada Pasanganmu
“Kita sekali lagi berupaya agar pasukan penjaga perdamaian kita diberi, agar pasukan perdamaian kita ini sehat, selamat dalam menjalankan tugas yang diembankan kepada mereka,” tandasnya.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak hanya berduka tetapi juga memimpin upaya perubahan. Pengorbanan para prajurit tidak boleh sia-sia.
Di tengah kehilangan, satu pesan menggema kuat dari pemerintah bahwa negara hadir, menghormati, dan akan terus melindungi setiap prajuritnya di mana pun mereka bertugas, demi dunia yang lebih damai. ***
Artikel Terkait
Diduga Tertular Anak Tetangga, Tangis Histeris Ibu Bayi 3 Bulan Meninggal Karena Campak Viral di Medsos
Pemerintah: Belum Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April, Masyarakat Diimbau Tenang
Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Timur Tengah
Dirjen Imigrasi Baru Bawa Optimisme, Dorong Peningkatan Pengawasan dan Pelayanan
Presiden Prabowo Gerak Cepat Tanggapi Kejadian di Sulawesi Utara dan Maluku Utara
Walikota Batam Tekankan Dukungan Keluarga bagi Kinerja Aparatur
Jaringan Judi Online Internasional Dibongkar, Raup Keuntungan Milyaran Rupiah
Polri: Pengamanan Mudik Lebaran 2026 Sukses, Angka Kecelakaan Menurun
Konflik Antarwarga dan Serangan di Papua, Polri Siapkan Pasukan
Satgas Ops Damai Cartenz Bagikan Kebahagiaan di Hari Paskah