KLIKREAD.COM, Jakarta - Pemerintah menyampaikan bahwa belum ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non subsidi, per 1 April 2026.
Hal ini merespons ramainya informasi keliru yang beredar bahwa harga BBM nonsubsidi bakal naik drastis.
Menteri Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi mengatakan keputusan tersebut diambil pemerintah berdasarkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengedepankan kepentingan rakyat.
"Setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo dalam pernyataan resmi, Selasa, 31 Maret 2026.
Baca Juga: Gubernur Kepri Serahkan Laporan Keuangan Unaudited Tahun 2025 ke BPK
Prasetyo mengimbau masyarakat tetap tenang. Pemerintah menjamin ketersediaan BBM untuk masyarakat dengan harga terjangkau.
"Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat. Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian," tegasnya. ***
Artikel Terkait
Pemerintah Minta Masyarakat Maksimalkan Waktu WFA dan Utamakan Keselamatan saat Arus Balik
Perlahan Pulih dari Bencana, Lebaran Dimeriahkan Balap Robin di Subulussalam Aceh
Tanggung Jawab atas Tindakan Oknum BAIS, Kepala BAIS TNI Mundur
Presiden Prabowo Gerak Cepat, Warga Pinggir Rel Dapat Hunian Baru
Jembatan Perintis Garuda di Nias Barat Rampung, Pangkas Jarak Tempuh Mobilitas Warga
Awal Tahun Ajaran Baru 2026-2027, Santri PPMINI Meriahkan dengan Turnamen Futsal
Presiden Prabowo Hadirkan Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas, Warga Jakarta Meriahkan Idulfitri
Jepang, Perkuat Hubungan Bilateral dan Kerja Sama Strategis
Indonesia dan PBB Kecam Serangan di Lebanon yang Tewaskan Personel Perdamaian Indonesia
Diduga Tertular Anak Tetangga, Tangis Histeris Ibu Bayi 3 Bulan Meninggal Karena Campak Viral di Medsos