Kemenag Lakukan Pemantauan Hilal Dilakukan di 117 Titik Tentukan Idulfitri 1447 H

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 19 Maret 2026 | 15:31 WIB
Ilustrasi. Kemenag melakukan pemantauan hilal dan sidang isbat./net
Ilustrasi. Kemenag melakukan pemantauan hilal dan sidang isbat./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) berencana melakukan pemantauan hilal dan sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 H atau Lebaran Idul Fitri pada Kamis 19 Maret 2026.

Pemantauan hilal digelar di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan, pengamatan hilal dilakukan oleh Kanwil Kemenag bersama Kantor Kemenag kabupaten/kota, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait di daerah.

Baca Juga: Jemaah Naqsabandiyah di Makassar Sudah Shalat Idulfitri Hari Ini di Makassar

Setelah pemantauan hilal, kata dia, pihaknya akan menggelar sidang isbat. Sidang isbat merupakan mekanisme pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Sidang tersebut akan digelar di Aula HM Rasjidi Kemenag, Jakarta.

"Seperti biasa, sidang isbat diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Baca Juga: Pemerintah Jaga Pasokan Sembako Jelang Nyepi dan Idulfitri Cukup dan Harga Terkendali

Setelah itu dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk membahas hasil rukyatulhilal yang masuk dari berbagai daerah, sebelum akhirnya diumumkan kepada masyarakat," ujar Rokhmad dalam keterangannya, dikutip Kamis 19 Maret 2026.

Berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), kata Rokhmad, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan kisaran antara 0°54’27’’ hingga 3°7’52’’ pada hari rukyat atau 29 Ramadan 1447 H yang bertepatan dengan Kamis, 19 Maret 2026.

Sementara itu, sudut elongasi hilal berkisar antara 4°32’40’’ hingga 6°06’11’’.

Baca Juga: Jaga Harga Sembako Stabil selama Idulfitri, Satgas Pangan Siap Beri Sanksi Produsen Nakal

Menurutnya, seluruh sistem hisab juga menunjukkan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada 19 Maret 2026 sekitar pukul 08.23 WIB.

Meski demikian, penentuan awal Syawal tetap menunggu hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X