KLIKREAD.COM, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
Ia menegaskan bahwa meskipun sejumlah negara menghadapi krisis, roda perekonomian di Indonesia harus tetap berjalan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat 13 Maret 2026.
Baca Juga: Walikota Lis Kunjungi Menteri LH, Perkuat Koordinasi Sistem Pengelolaan Sampah di Tanjungpinang
Saat itu Prabowo membahas kesiapan pemerintah menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurut Prabowo, kondisi dunia saat ini menunjukkan banyak negara mengalami tekanan ekonomi dan krisis.
Namun demikian, pemerintah Indonesia tetap berupaya menjaga stabilitas agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.
Baca Juga: Korupsi Kuota Haji Jerat Yaqut Cholil, KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih
"Dunia penuh ketidakpastian, kita lihat bahwa krisis melanda banyak negara. Kita sikapi krisis ini, tapi ekonomi harus berjalan, rakyat harus tenang," ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global.
"Kita masih punya kekuatan dan kemampuan sehingga roda kehidupan jangan sampai terhenti. Situasi secara garis besar masih bisa kita kendalikan," katanya.
Baca Juga: Bandar Sabu Setor Uang Rp1,6 M ke Mantan Kapolres Bima Kota Dilakukan Secara Bertahap
Selain membahas kondisi ekonomi global, Prabowo juga menekankan pentingnya persiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran.
Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga bekerja sama agar mobilitas masyarakat berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Artikel Terkait
Pemerintah Rampungkan 218 Jembatan, Anak Sekolah Kini Bisa Menyeberang dengan Aman
Perang Berkecamuk di Dunia, Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa Jadi Sumber Energi Nasional
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng RI Aman hingga Akhir 2026
Kemlu: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta, Terakit Kasus Pengedaran Narkoba di Rutan Salemba
1.518 Huntara Terbangun di Gayo Lues, Ditargetkan Rampung Total Jelang Lebaran
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan
Bandar Sabu Setor Uang Rp1,6 M ke Mantan Kapolres Bima Kota Dilakukan Secara Bertahap
Korupsi Kuota Haji Jerat Yaqut Cholil, KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih
Belajar dari Konflik Rusia-Ukraina, APBN Masih Bisa Terjaga di Tengah Memanasnya Timur Tengah