Putra tertua PB XIII itu menegaskan tidak ada aktivitas yang melanggar adat dalam acara peresmian bangunan Sanggabuwana yang telah selesai direvitalisasi oleh pemerintah pusat.
"Enggak ada pelecehan adat. Enggak ada. Itu kan sudah ada sumpahnya dulu," ujar Mangkubumi saat ditemui di Masjid Agung Keraton Surakarta seusai salat Jumat 19 Desember 2025.
Menurut Mangkubumi, saat dimulainya pembangunan sudah ada prosesi wilujengan (selamatan) untuk ritual minta izin ke atas," terangnya.
Mangkubumi berdalih bahwa ia dan Fadli Zon harus masuk ke Panggung Sanggabuwana karena ada kepentingan, yakni untuk mengecek bangunan yang ada di dalam setelah revitalisasi.
"Itu kan bagian dari finalisasi peresmian. Kan harus ditinjau, yang di dalam kan juga diganti semua, didandani (diperbaiki).
Kalau nggak boleh melihat ke dalam ya gimana," keluhnya.
Mangkubumi tak habis pikir dengan tudingan tersebut.
Baca Juga: Warga Bireuen Sambut Rampungnya Jembatan Bailey Penghubung Medan-Banda Aceh
Padahal pemerintah pusat salah satunya melalui Kementerian Kebudayaan sudah berbaik hati melakukan perbaikan bangunan keraton yang rusak.
"Jadi kalau kita ada peran pemerintah berdiri untuk membantu revitalisasi ini kan ya tetap dari rujukan izin toh.
Yang mana semua kompleks itu sakral, tidak hanya Panggung Sanggabuwana, sebetulnya semua.
Maka dari itu ya kalau ada niat dari pemerintah untuk merevitalisasi keraton ya kita utamakan, pasti bisa untuk masuk, untuk melihat kondisi yang ada di dalam, tidak hanya yang di luar, saya kira begitu saja," jelas dia.
Baca Juga: Sakit Perut Mengganggu Anda untuk Ramalan Zodiak Aries Sabtu, 20 Desember 2025
Mangkubumi juga menyampaikan, saat masuk ke Panggung Sanggabuwana, Menteri Fadli Zon juga sudah mengenakan beskap sesuai aturan yang ada.
Artikel Terkait
Menteri Nusron Minta Pelaku Industri Perumahan Tak Manfaatkan Lahan LP2B
Dari Moskow Langsung Tiba di Medan, Prabowo Prioritaskan Percepatan Penanganan Bencana
Anak-anak di Aceh Tamiang Antusias Bertemu Prabowo
JMSI Kepri Gelar Musda ke-2, Fokus Peran Media Siber dalam Hadapi Disinformasi
Jembatan Teupin Mane Kembali Berfungsi, Warga Aceh Bersuka Cita
Jembatan Teupin Mane Kembali Berfungsi, Ekonomi Bireuen Menggeliat
PWI Pusat Akan Lepas Dewan Penasehat PWI Kota Batam Ikutserta Perjalanan Jelajah 13 Negara
Sakit Perut Mengganggu Anda untuk Ramalan Zodiak Aries Sabtu, 20 Desember 2025
Warga Bireuen Sambut Rampungnya Jembatan Bailey Penghubung Medan-Banda Aceh
Megawati Berencana Bangun Sekolah Tenda Bagi Siswa Korban Banjir Bandang di Sumatera