Prabowo Saksikan Demo Laut TNI AL, Perlihatkan Kekuatan dan Ketangguhan Armada Laut Indonesia

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 18:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung demo laut dan sailing pass dari atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), di acara Presidential Inspection, pada Kamis, 2 Oktober 2025. Foto: Ist.
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung demo laut dan sailing pass dari atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), di acara Presidential Inspection, pada Kamis, 2 Oktober 2025. Foto: Ist.

 

KLIKREAD.COM, Jakarta - Suasana di Teluk Jakarta terasa berbeda. Langit Jakarta menjadi saksi kemegahan armada laut Indonesia.

Dari atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung demo laut dan sailing pass di acara Presidential Inspection, pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Nurlan, dipercaya menjadi Komandan Satgas dalam atraksi ini.

Baca Juga: Guna Tingkatkan Perekonomian, Walikota Lis akan lebih Memfokuskan kedai kopi Jadi Penggerak Penting Perekonomian Lokal di Kota Tanjungpinang

Nurlan menjelaskan bahwa bukan hanya unjuk kemampuan tempur, atraksi ini juga melibatkan berbagai unsur maritim nasional, dari kapal patroli hingga kapal nelayan, yang beriringan seolah memberi pesan bahwa pertahanan laut adalah kerja bersama seluruh bangsa.

“Pelaksanaan demo ini kami akan bagi dalam beberapa divisi, untuk divisi kapalnya ada kurang lebih tujuh. Kemudian disusul dengan demonstrasi kekuatan pasukan khusus Angkatan Laut dan terakhir adalah demonstrasi kekuatan udara TNI Angkatan Laut,” ujar Nurlan.

Atraksi dimulai dari pemandangan laut kejauhan, siluet-siluet kapal perang bergerak serentak membentuk formasi, memecah lautan, dan menembus gelombang samudra.

Baca Juga: Walikota Lis Dorong Tagana Tingkatkan SDM agar Lebih Siap Jalankan Fungsi Kebencanaan

Seraya menggetarkan semua lawan dan musuh yang menghadang. Suasana semakin menegangkan ketika divisi anti-kapal selam memperlihatkan senjata bawah air, sementara kapal cepat bermanuver lincah di permukaan laut, menurunkan pasukan Komando Pasukan Katak (Kopaska) ke titik rawan.

Di tengah rangkaian atraksi tersebut, ditampilkan pula simulasi pertempuran laut. Kapal-kapal TNI AL saling berhadapan dalam formasi taktis, memperlihatkan manuver menyerang dan bertahan dengan tembakan meriam hampa, serangan udara dari helikopter, hingga infiltrasi pasukan khusus ke titik target.

Adegan ini menggambarkan bagaimana strategi peperangan laut modern dijalankan secara terpadu antara kekuatan permukaan, bawah laut, dan udara.

Baca Juga: Anda Kehilangan Kendali untuk Ramalan Zodiak Capricorn Sabtu, 4 Oktober 2025

“Nanti kita ada divisi kapal amfibi atau kapal pendarat. Di situ nanti akan kita menampilkan anti serangan udara. Kemudian kemampuan pertahanan pantai yang dimiliki oleh Marinir. Kita akan menembakkan Roket RM-DRAT,” imbuh Nurlan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X