Banjir di Bali Mulai Surut, Tim BNPB Masih Mencari Satu Orang di dalam Reruntuhan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 12 September 2025 | 21:37 WIB
Banjir di Bali menyisakan lumpur, puing-puing dan reruntuhan hampir menutupi jalanan./net
Banjir di Bali menyisakan lumpur, puing-puing dan reruntuhan hampir menutupi jalanan./net

KLIKREAD.COm, Bali - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, kembali meninjau dua lokasi pos pengungsian warga terdampak banjir di Kota Denpasar, Bali.

Dari hasil pantauan tim di lapangan, secara umum banjir yang terjadi telah surut.

Namun demikian BNPB terus berupaya menormalkan situasi di Bali pasca bencana banjir.

Baca Juga: Terkait Kasus Pemerkosaan Massal Mei 1998, Menbud Fadli Zon Digugat ke PTUN Jakarta

Banjir yang terus surut membuat masa tanggap darurat dipercepat dari 14 hari menjadi 7 hari.

Dan korban hilang yang masih dalam pencarian dalam reruntuhan tinggal satu orang.

Fokus utama tim BNPB di saat ini dalam pencarian korban yang masih hilang dan pembersihan sisa material.

Baca Juga: Pembentukan Koperasi Merah Putih, Tanjungpinang Merupakan Daerah Tercepat di Kepri

Serta penyedotan genangan air di Basement Pasar Badung dan beberapa titik lainnya.

"Pasar Badung airnya disedot terus menggunakan pompa, kami juga datangkan pompa dari luar Bali untuk mempercepat proses tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut Suharyanto menyatakan, dengan kondisi cepat membaik dan tidak lagi datang hujan.

Baca Juga: Kasus Gordon Dipaksakan, Wirya Putra Silalahi Tuding Ada Kriminalisasi

Semula status tanggap darurat diusulkan 14 hari, namun dipercepat menjadi 7 hari.

"Kondisi di Bali pasca terjadinya banjir, sudah mulai normal dan terkendali," urainya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X