Onggok adalah limbah pengolahan tepung tapioka yang kaya karbohidrat, cocok untuk pakan ternak.
Baca Juga: Kinerja Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Meningkat pada Semester I - 2025
“Sekali datangkan onggok dari Lampung bisa sampai 35 ton, dan dalam sebulan dua kali pengiriman. Ampas tahu juga sebulan sampai 25 ton,” kata Dwi Eli Ernawati.
Selain bahan baku tersebut, juga mendatangkan bahan pakan dari limbah produksi dari wilayah Jawa Timur hingga mencapai 20 ton perbulan.
Hasil olahan Dara Farm kini menjadi andalan banyak peternak di Ponorogo, Madiun hingga Pacitan.
Baca Juga: Masyarakat Sungai Raya Tolak Transmigrasi Lokal dan Proyek Rempang Eco City
Pakan buatan Tommy bisa digunakan untuk berbagai jenis ternak, mulai unggas, Kambing, Domba, hingga Sapi.
Produksi pakan rata-rata mencapai 15 ton per bulan, yang didukung oleh dua karyawan tetap serta tenaga lepas jika volume kerja meningkat, terutama saat bongkar muat bahan baku.
Tak hanya memproduksi pakan fermentasi, Tommy juga menanam rumput gajah dan hijauan pakan ternak lainnya untuk memenuhi kebutuhan hijauan, bahkan sampai bisa menjualnya untuk memenuhi permintaan dari peternak di sekitar Ponorogo.
Baca Juga: Kongres Persatuan PWI Siap Digelar, Hendry dan Zul Sepakat
Dara Farm kini tumbuh menjadi usaha terpadu yang memanfaatkan potensi lokal sekaligus limbah pangan dari luar daerah.
Menurut Tommy, keberhasilan usahanya tak lepas dari dukungan modal KUR BRI.
“Tanpa KUR BRI, saya mungkin tidak bisa memulai usaha. Pinjaman itu yang membantu saya berani melangkah,” tuturnya.
Kini Tommy tak berhenti bermimpi. Ia bercita-cita memiliki pabrik pakan ternak dengan brand sendiri agar bisa menjangkau pasar lebih luas.
Baca Juga: Dua Kapolsek di Bintan Diganti, Berikut Jabatan Barunya
Artikel Terkait
Harta Kekayaan Deddy Corbuzier Nyaris Rp 1 Triliun
Pertengahan Tahun 2025, BNI Salurkan Bantuan KUR Rp4,6 Triliun Lebih dari 20.000 Pelaku UMKM
Kembali Cetak Prestasi Global, BRI Jadi Institusi Keuangan No.1 di Indonesia Dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500
Dukung Aksi Nyata Entaskan Kemiskinan Melalui Program Makan BerGizi Gratis dan Koperasi Merah Putih
Kementerian ATR BPN Terima Pagu Indikatif APBN 2026 Hampir Capai Rp 12 Miliar
Presiden Prabowo Terima Laporan APBN 2024 dan Outlook Fiskal 2025, Siapkan RAPBN 2026
Jumlah Kekayaan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming di LHKPN
Perkuat Fundamental Bisnis Melalui Transformasi, BRI Cetak Laba Rp 26,53 Triliun
Presiden Prabowo Perintahkan Tindak Tegas Pelanggaran Standar Mutu Beras di Pasaran
LinkUMKM, Platform Digital BRI Yang Telah Dimanfaatkan 12,9 Juta UMKM Untuk Naik Kelas