KLIKREAD.COM- Seorang jurnalis yang bernama Sudrajat memberikan pandangan terkait kekalahan Ganjar Mahfud dalam kontestasi pemilihan presiden di Pemilu 2024.
Banyak pihak yang tak menyangka perolehan suara pasangan Ganjar Mahfud yang diusung partai bedr PDI Perjuangan itu sangat kecil sekali.
Banyak yang bersorak girang setelah hasil hitung cepat (quick count) oleh sejumlah lembaga menyebut pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud Md berada di posisi buncit. Tertingal dari pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar, dan kalah telak dari duet Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming.
Mereka yang kegirangan itu adalah sebagian fans sepak bola. Diam diam rupanya mereka memendam dendam terhadap sosok Ganjar yang pernah menolak gelaran Piala Dunia U-20 di sejumlah kota di tanah air. Dua hari setelah pencoblosan, 14 Februari, beredar lagu-lagu di sejumlah media sosial yang mengekspresikan hal tersebut.
Ingatkah kamu kejadian di tahun lalu / Kau kubur mimpi kami di Piala Dunia (U-20) / Sekarang gantian kami yang mengubur mimpi kamu / Untuk menjadi Presiden Indonesia
Ada lagi lagu dengan syair seperti ini, Aduh kasihan yang punya nomor 3 / Gak percaya dengan jumlah suara / Bongkar bongkar koper gak jadi ke istana / Kalian sih ngeremehin fans bola....
Selain Ganjar, di kedua lagu tersebut terselip foto Gubernur Bali I Wayan Koster. Bersama Ganjar dia termasuk yang lantang menolak kehadiran Timnas Israel bertanding di Indonesia pada pertengahan Maret 2023. Akibatnya, FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tak cuma fans sepak bola yang kecewa.
Presiden Jokowi dan Ketua UMUM PSSI Erick Thohir pun masygul. Sebab agenda internasional itu telah dipersiapkan lama tapi anehnya baru ditolak dengan alasan ideologis ketika waktu sudah mepet.
Sebagai sesama kader PDIP alangkah sangat elok bila keberatan itu disampaikan kepada Presiden sejak awal persiapan. Konon, karena sikap Ganjar dan PDIP seperti itulah yang antara lain membuat Jokowi kemudian merasa lebih sreg untuk menyokong Prabowo di Pilpres.
Tentu perlu survei tersendiri seberapa besar dan akurat sumbangsih fans sepak bola ikut menentukan kekalahan Ganjar - Mahfud. Namun yang pasti, kekalahan Ganjar - Mahfud dari Prabowo - Gibran terjadi di hampir semua provinsi. Termasuk yang selama ini menjadi kantong suara PDIP seperti Jawa Tengah, Bali, dan NTT. Juga di Jawa Timur yang punya identitas popularnya adalah sepak bola.
Setidaknya ada lima klub yang berkompetisi di Liga 1, yakni Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Arema FC, Madura United, dan Bhayangkara. Di Liga 2 berkompetisi Persela Lamongan, Gresik United, dan Deltras Sidoarjo. Karena itu menyepelekan isu sepak bola di Jatim dengan menolak Piala Dunia U-20 termasuk menggali kubur sendiri secara politik.
Begitu juga di Jawa Barat. Di sana, selain Persib dan Bandung Raya juga ada Persikabo 1973 yang bermarkas di Bogor. Di bagian Selatan dan PSGC Ciamis, Persikotas Tasikmalaya, Perkesit Cianjur, hingga Persigar Garut. Sementara di Utara ada PSGJ Cirebon dan PSIT Cirebon, Persima Majalengka, Pesik Kuningan, Persika Karawang, Persindra Indramayu, hingga Persipasi Kota Bekasi dan Persikasi Kabupaten Bekasi. Sementara di Jawa Tengah antara lain ada PSIS Semarang, PSS Sleman, Bhayangkara FC, Persipa Pati.
Artikel Terkait
PT Aluprima Pacific Industries Plant Serang Banten Buka Loker Terbaru Januari 2024, Bisa Dilamar Lulusan S1 Semua Jurusan, Yuk Siapkan Berkas!
Kampanye “Kenali Stunting Sejak Dini” oleh KKM Untirta Kelompok 12 Desa Kamasan Kec.Cinangka Kab.Serang
Loker Terbaru 2024 Nih Guys! PT Summarecon Agung Membutuhkan Pegawai System Analyst, Siap Bekerja di Tangerang Banten
Bergerak di Bimbingan Siswa, PT Sempoa Sip Indonesia di Tangerang Banten Buka Loker Terbaru Sebagai Guru
Indonesia Patut Berbangga, Pertamina Tak Naikkan Semua Jenis BBM di Tahun 2024, Erick Thohir Sampaikan Ini