Terungkap! Begini Motif Pelaku Pembunuhan Berantai Kasus Keracunan Sekeluarga di Bekasi yang Tewaskan 9 Orang

photo author
Tim Klik Read 02, Klik Read
- Jumat, 20 Januari 2023 | 10:10 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap motif 3 orang pelaku kasus pembunuhan berantai keracunan sekeluarga di Bekasi. (PMJ News/Fajar)
Polda Metro Jaya mengungkap motif 3 orang pelaku kasus pembunuhan berantai keracunan sekeluarga di Bekasi. (PMJ News/Fajar)

KLIKREAD.COM- Perkembangan kasus pembunuhan berantai keracunan sekeluarga di Bekasi. Polisi mengungkap motif para pelaku yang melakukan perbuatan kejinya.

Diketahui bahwa ketiga orang pelaku kasus pembunuhan berantai keracunan sekeluarga di Bekasi, yaitu Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M. Dede Solehudin

Sementara, para korban kasus pembunuhan berantai keracunan sekeluarga di Bekasi merupakan keluarga dekat dari pelaku. Salah satu pelaku juga diketahui merupakan suami dari salah satu korbannya.

Baca Juga: HP Android 1 Jutaan! Samsung Galaxy A04s Layar HD+ dengan Refresh Rate 90 Hz, Baca Dulu Harga dan Spesifikasi

“Ternyata, korban meninggal dunia di Bekasi ini dibunuh karena para tersangka ini diketahui melakukan tindak pidana lain,” ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Mapolda Metro Jaya dilansir dari PMJ News pada Kamis (19/1/2023).

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Redmi Note 10s dan Note 10 Pro, HP 2 Jutaan dengan Kapasitas RAM 8 GB dan ROM 128 GB

Fadil juga memaparkan tindak kejahatan lain yang dilakukan ketiga pelaku, yaitu pembunuhan berantai lainnya dengan cara menjanjikan kekayaan terhadap para korbannya.

“Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau biasa dengan disebut dengan serial killer, dengan motif janji-janji yang dikemas dengan supranatural untuk membuat orang menjadi sukses atau kaya,” ujar Fadil.

Fadil menjelaskan, ketiga pelaku melakukan penipuan kepada korbannya dengan menjanjikan kekayaan yang ternyata merupakan upaya untuk mengambil uang para korbannya.

Mereka sekeluarga kemudian dibunuh karena dianggap berbahaya lantaran mengetahui para pelaku sebelumnya melakukan tindak pidana lain.

Baca Juga: PT Norxel Teknologi Indonesia Buka Loker Accounting Staff Area Jakarta Utara, S-1 Akuntansi Mari Bergabung!

“Keluarga dekatnya ini dianggap berbahaya karena dianggap mengetahui bahwa dia melakukan tindak pidana lain, dalam pembunuhan dan penipuan kepada korban-korban lainnya,” ucap Fadil.

“Jadi perjalanan perjuangan pembunuhan itu diawali dengan penipuan, janji dan motivasi untuk mencapai kesuksesan hidup. Setelah para korban menyerahkan harta bendanya, lalu kemudian para korban dihilangkan, termasuk saksi-saksi yang mengetahui. Jadi itu yang dia sebut perjuangan,” tambahnya.

“Mengapa ketiga korban ini dihilangkan nyawanya? Ternyata mereka mengetahui kalau para tersangka ini melakukan pembunuhan lain. Ada potensi. Dari Scientific, mengapa mereka dibunuh karena ada potensi kejahatannya terbuka,” tandasnya.***

Baca Juga: Sinyal TV Digital Hilang dan Gambar Patah Tersendat? Begini Solusinya, Mudah dan Enggak Makan Waktu Lama

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X