Alat charger ini juga dikenal sebagai DC fast charging.
Disebut fast charging karena alat charger tidak menggunakan CCU melainkan langsung mengisi daya listrik ke baterai.
Konektor menggunakan CCS2 seperti AC Type 2 dengan satu soket tambahan di bawahnya berisi dua lubang pin.
Soket bagian atas digunakan untuk mencocokkan modul charger dengan CCU mobil listrik.
Baca Juga: Berkendara Saat Hujan Deras Bisa Tersambar Petir? Maknya Perlu Berhati-hati
Jika cocok, CCU hanya dideteksi untuk bisa mengalirkan daya listrik dari soket di bawahnya secara langsung ke baterai.
"Cara kerjanya dari alat DC charging mendeteksi modul CCU.
Kemudian arus listrik direct mengisi baterai sehingga tidak ada batasan bergantung besaran daya listrik alat charger," jelas Elly lagi.***
Artikel Terkait
Hati-hati Terhadap Kekurangan dari Rem ABS, Ini Penjelasannya
Radiator Mobil Juga Wajib Dilakukan Service agar Mobil Tetap Prima
Mudahnya Membersihkan Filter Air Purifier Hyundai Creta Bisa Dilakukan Secara Mandiri
Pahami Inilah Tips 12 Cara Aman Mengendara Mobil Saat Melewati Tanjakan Tajam
Saat Alami Mobil Tidak Bisa Distarter, Jangan Panik Begini Caranya
Berkendara Saat Hujan Deras Bisa Tersambar Petir? Maknya Perlu Berhati-hati
Segini Harga Pasang atau Ganti atau Sensor Parkir Mobil
Perlu Pahami, Jangan Sembarangan Mengganti Cat Mobil Bila Tidak Ingin di Sanksi
AC Mobil Tidak Dingin Hanya Keluar Angin Saja, Ternyata Ini Penyebabnya
Keyless Remote Mitsubishi Xpander Tiba-tiba Mati Mendadak, Jangan Panik Begini Caranya