Pada periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 1.145.198 perjalanan wisatawan nusantara, tertinggi sejak tahun 2019.
Kondisi ini turut berdampak terhadap meningkatnya tarif transportasi udara.
Sementara itu, kinerja ekspor Kepri ke Singapura tetap kuat dengan nilai mencapai US$646,84 juta, didominasi komoditas bahan bakar mineral, mesin listrik, dan mesin mekanik.
Misni berharap forum High Level Meeting TPID dan TP2DD ini mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam merumuskan strategi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi yang tepat sasaran sesuai karakteristik wilayah kepulauan.
“Ke depan, TPID Provinsi Kepulauan Riau akan terus memperkuat stabilisasi pasokan, kelancaran distribusi, dan koordinasi antar-instansi melalui implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Begitu pula dengan TP2DD, percepatan digitalisasi daerah harus terus digesa guna mendukung efisiensi ekonomi daerah,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Rony Widijarto Purubaskoro, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri Toto Hariyanto Silitonga.
Dan juga Pimpinan Cabang Perum Bulog Kepri Batam Guido XL Pereira, Pimpinan Cabang Perum Bulog Tanjungpinang Arief Alhadihaq.
Serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.***