Walikota Lis Tegaskan Cegah Paham Radikalisme Bukan Hanya Tugas Aparat Keamanan Melainkan Tanggungjawab Bersama

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 8 Mei 2026 | 19:31 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menerima cindramata dalam kegiatan penguatan pemahaman pemerintah daerah terkait implementasi RAN PE.(Foto:Diskominfo Tanjungpinang)
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menerima cindramata dalam kegiatan penguatan pemahaman pemerintah daerah terkait implementasi RAN PE.(Foto:Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, menegaskan pencegahan paham radikal dan ekstremisme tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

Melainkan merupakan tanggungjawab bersama, termasuk pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga.

Penegasan Walikota Lis tersebut dalam kegiatan penguatan pemahaman pemerintah daerah terkait implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE).

Baca Juga: Pulau Penyengat Dinilai Miliki Peluang Jadi Model Ekonomi Oranye Berbasis Budaya Melayu

Kegiatan berlangsung di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Kota Batam, Kamis 7 Mei 2026.

Dikatakannya, bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting karena berada paling dekat dengan masyarakat dan dapat membaca kondisi sosial di lapangan lebih cepat.

“Upaya mencegah radikalisme bukan hanya tugas aparat keamanan, tetapi tanggung jawab semua pihak.

Termasuk pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga,” ujarnya.

Baca Juga: Kampanyekan Gema Batam ASRI, Walikota Bersama Warga Goro Bersihkan Lingkungan di Kawasan Batam Kota

Setiap daerah perlu memiliki rencana aksi daerah pencegahan dan penanggulangan ekstremisme yang disesuaikan dengan kondisi sosial masing-masing wilayah.

“Setiap daerah memiliki tantangan dan kondisi sosial yang berbeda, sehingga pendekatan yang dilakukan harus tepat dan sesuai dengan situasi lokal,” tambahnya.

Menurut Lis, penguatan nilai kebangsaan, toleransi, dan literasi digital perlu terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.

Baca Juga: Batam Jadi Rujukan Percepatan Pembangunan, Forkopimda Kabupaten Paser Kunker Pelajari Tata Kelola Pemerintah

“Pendidikan karakter, penguatan literasi digital, serta pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan menjadi langkah penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh paham radikal,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X