KLIKREAD.COM, Kepri - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Misni menegaskan, tantangan pengendalian inflasi di Kepri dihadapkan aspek geografis maritim serta kelembagaan tata niaga.
Hal ini ditegaskan Misni, dibutuhkan penguatan sinergi lintas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Kabupaen/kota.
Penegasan ini saa Sekda Misni menghadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.
Kegiatan digelar di Aula Bank Indonesia Batam Center, Kamis 7 Mei 2026 kemarin.
Misni menyampaikan, Kepri sebagai beranda terdepan NKRI sekaligus provinsi kepulauan ke-32 dari 38 provinsi di Indonesia.
Dan didominasi lautan mencapai 98 persen serta terdiri dari 2.028 pulau dan 22 pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Namun kaa dia, memiliki tantangan tersendiri dalam pengendalian inflasi daerah.
“Karakteristik geografis maritim ini menghadirkan tantangan besar, khususnya terkait efisiensi logistik, rantai pasok antar pulau yang rentan terhadap anomali cuaca, disparitas harga.
Hingga keterbatasan produk pertanian lokal,” ujar Misni.
Selain itu, lanjutnya, tantangan juga muncul pada aspek kelembagaan tata niaga pangan dan meningkatnya tekanan inflasi pada sejumlah komoditas utama.
Berdasarkan data April 2026, inflasi tahunan (year-on-year) Kepulauan Riau tercatat sebesar 3,06 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 2,42 persen.
Artikel Terkait
UMKM Sumbang Pertumbuhan Ekonomi, 94.600 Pelaku Usaha UMKM di Kepri Trintegrasi SIDT Nasional
Bersihkan Objek Wisata Pulau Penyengat, Dispar Kepri Gaungkan Gerakan Wisata Bersih dan Indonesia ASRI
Penuhi Standar Internasional, Provinsi Kepri Satu-satunya di Indonesia Berhasil Ekspor Ayam Hidup ke Singapura
Police Goes To School, Dirlantas Polda Kepri Edukasi Pelajar Soal Keselamatan Berkendara
Batam Jadi Rujukan Percepatan Pembangunan, Forkopimda Kabupaten Paser Kunker Pelajari Tata Kelola Pemerintah
Kampanyekan Gema Batam ASRI, Walikota Bersama Warga Goro Bersihkan Lingkungan di Kawasan Batam Kota
Pulau Penyengat Dinilai Miliki Peluang Jadi Model Ekonomi Oranye Berbasis Budaya Melayu
Walikota Lis Tegaskan Cegah Paham Radikalisme Bukan Hanya Tugas Aparat Keamanan Melainkan Tanggungjawab Bersama
Walikota Lis Ajak Wali Murid Ciptakan Generasi Emas Berkualitas Komitmen Berikan Perhatian Kepada Anak
Perkuat Ikatan Melayu dan Nilai Keislaman, Gubernur Ansar Sambut Kunjungan Menteri Besar Kelantan Malaysia ke Pulau Penyengat