KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad secara khusus menyoroti Kota Tanjungpinang dan Batam sebagai dua daerah yang perlu segera dipenuhi kebutuhan dokter spesialis.
"Ini karena dua kota ini menjadi rujukan utama layanan kesehatan masyarakat di Kepri," ujar Ansar.
Saat itu Ansar memimpin rapat pematangan beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) digelar rapat di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis 3 Juli 2025.
Gubernur Ansar berharap agar kuota beasiswa PPDS ini dapat diprioritaskan bagi putra-putri daerah Kepulauan Riau.
Tujuannya adalah agar para dokter yang mendapatkan beasiswa kembali mengabdi di daerah asal setelah menempuh pendidikan spesialis.
“Ini bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.
Kita ingin masyarakat Kepri bisa mendapatkan layanan dokter spesialis tanpa harus berobat ke luar daerah,” terangnya.
Baca Juga: Upaya Penyelesaian Persoalan Pertanahan, Walikota Tanjungpinang Lakukan MoU dengan Kantor Pertanahan
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepri M Bisri saat rapat tersebut memaparkan, masih adanya kesenjangan tenaga dokter spesialis di berbagai RSUD di kabupaten/kota se-Kepri.
Di antaranya di Lingga, Natuna, Anambas, Bintan dan Karimun.
Kebutuhan dokter subspesialis juga mendesak di RSUD Provinsi seperti RS Raja Ahmad Tabib dan RSJKO Engku Haji Daud, serta di kota Batam dan Tanjungpinang.
"Menanggapi ini, pemerintah Provinsi bersama kabupaten/kota sepakat mengambil langkah nyata melalui program beasiswa PPDS.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Siapkan 6 Ha Segera Bangun Sekolah Rakyat di Kawasan Bukit Manuk