KLIKREAD.COM, Batam - Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra, menegaskan penurunan angka stunting bukan sekadar target statistik, melainkan misi kemanusiaan memerlukan kerja nyata di lapangan.
“Ini bukan sekadar program kerja, tapi misi kemanusiaan.
Tidak boleh ada satu pun anak yang tumbuh tanpa gizi dan perlindungan kesehatan.
Baca Juga: Polresta Barelang Tindak Lanjuti Laporan Penipuan melalui Layanan 110
Ini bukan mimpi, ini target bersama yang harus dijalankan secara konsisten,” ujarnya.
Pernyataan Li Claudia ini saat memimpin rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS).
Rakor digelar di Kantor Walikota Batam, Rabu 18 Juni 2025.
Li Claudia merupakan Ketua TPPS, menekankan pentingnya peran aktif puskesmas, kecamatan, dan kelurahan sebagai garda terdepan penanganan stunting.
Kolaborasi dengan masyarakat, swasta, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas juga dinilai krusial.
“Stunting bukan hanya tugas pemerintah.
Kita harus membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya,” tegasnya.
Baca Juga: Tim Task Force Pemko Batam Kembali Bongkar Bangunan Reklame Tak Bayar Pajak
Begitu pula rakor ini merupakan bagian dari Aksi Konvergensi Penurunan Stunting berdasarkan Strategi Nasional (Stranas) 2025–2029.