KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat menegaskan, pemekaran RT dan RW dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
Penataan RT dan RW ini kata dia, bukan kebijakan yang muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil kajian dan evaluasi regulasi.
Serta sosialisasi yang telah dilakukan pemerintah kepada masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Selain Produksi, Melalui PT Indojaya Agrinusa Japfa for Kids Diterapkan di Bintan
Saat ini, Tanjungpinang memiliki 839 RT dan RW.
“Jadi tujuan utamanya bagaimana meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Zulhidayat dalam Dialog Tanjungpinang Pagi di studio RRI Tanjungpinang, Kamis 21 Maret 2026.
Penegasan Zulhidayat ini juga menjawab penataan RT dan RW di Kota Tanjungpinang belakangan menjadi pembicaraan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Selama Perayaan Idul Adha, Lis Tegaskan Penting Sinergi Seluruh Unsur Forkopimda Jaga Kamtibmas
Sebagian warga mempertanyakan alasan penggabungan maupun pemekaran RT, terutama di wilayah yang selama ini sudah berjalan cukup lama.
Di beberapa kawasan, satu RT diketahui harus melayani hingga lebih dari seribu kepala keluarga.
Sementara di wilayah lain, ada RT yang jumlah warganya hanya belasan kepala keluarga.
Perbedaan jumlah warga itu mulai memengaruhi pelayanan di tingkat lingkungan, mulai dari administrasi kependudukan, pendataan bantuan sosial, hingga koordinasi program pemerintah.
Di sisi lain, ketidaksesuaian antara kondisi di lapangan dan regulasi yang berlaku juga dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Artikel Terkait
Berlabel SL, DPPP Pastikan Ribuan Hewan Kurban Dipastikan Sehat dan Aman di Konsumsi Masyarakat
Pemko Tanjungpinang Kerjasama Kejaksaan Pengelolaan Pajak Daerah Transparan dan Efektif
Presiden Prabowo Didistribusikan Sapi Kurban ke Pulau Terluar Natuna
Tahun 2026, Disdik Kepri Bangun SMA Negeri di Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna
Pamit ke Tanah Suci, Walikota Amsakar Titip Batam Tetap Kondusif dan Mohon Doa Kelancaran Beribadah Haji
Disesuaikan Perkembangan Daerah, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot
Pembangunan Daerah Terkesan Lambat, Wawako Raja Ariza Nilai Akibat Tingginya Belanja Pegawai dan Terbatasnya Kemampuan Fiskal
Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme, Pemko Tanjungpinang Gelar Ujian Dinas ASN
Selama Perayaan Idul Adha, Lis Tegaskan Penting Sinergi Seluruh Unsur Forkopimda Jaga Kamtibmas
Selain Produksi, Melalui PT Indojaya Agrinusa Japfa for Kids Diterapkan di Bintan