Wagub Kepri Berharap Program KDKMP Bisa Menyentuh Wilayah Perbatasan Kepulauan Riau

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 18 Mei 2026 | 15:01 WIB
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura foto bersama unsur Forkominda usai mengikuti peluncuran 1.061 KDMP oleh Presiden Prabowo suianto secara virtual. (Foto:Diskominfo Kepri)
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura foto bersama unsur Forkominda usai mengikuti peluncuran 1.061 KDMP oleh Presiden Prabowo suianto secara virtual. (Foto:Diskominfo Kepri)

Besarnya potensi maritim yang dimiliki Kepri, lanjut Nyanyang, juga menghadirkan berbagai tantangan pembangunan yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat.

Baca Juga: Lampu Kedip atau Mati Mendadak, Ini Cara Lapor Cepat ke PLN Batam dari Rumah

Pada bagian lain Nyanyang menyebutkan, beberapa persoalan mendasar yang masih dihadapi di antaranya kesenjangan infrastruktur antar-pulau akibat tingginya biaya logistik dan transportasi laut, keterbatasan akses digital dan jaringan komunikasi di wilayah pulau terluar.

Hingga perlunya optimalisasi sektor perikanan melalui modernisasi teknologi dan penguatan sarana pendukung bagi nelayan tradisional.

“Masih terdapat titik-titik blank spot di wilayah perbatasan yang menghambat akselerasi digitalisasi desa dan kampung.

Baca Juga: Mau Tambah Daya Listrik PLN Batam, Ini Lokasi dan Syarat Lengkapnya

Karena itu kami berharap adanya penguatan jaringan internet satelit untuk mendukung desa digital di wilayah kepulauan,” katanya.

Nyanyang juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter sebagaimana tertuang dalam visi pembangunan daerah.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, menurutnya, telah membuahkan sejumlah capaian positif pada indikator makro pembangunan daerah.

Baca Juga: PLN Batam: Ajarkan Anak Bahaya Listrik dengan Edukasi, Bukan Marah

Pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 tercatat sebesar 6,94 persen, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri juga meningkat dari 79,89 pada tahun 2024 menjadi 80,53 pada tahun 2025.

Capaian tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.

Baca Juga: Ketua DPRD Kepri Kena Sanksi dari Partai Gerinda, Gegara Naik Moge Tanpa Helm dan SIM

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kepri juga mengalami penurunan dari 6,89 persen pada Februari 2025 menjadi 6,35 persen pada November 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X