Besarnya potensi maritim yang dimiliki Kepri, lanjut Nyanyang, juga menghadirkan berbagai tantangan pembangunan yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat.
Baca Juga: Lampu Kedip atau Mati Mendadak, Ini Cara Lapor Cepat ke PLN Batam dari Rumah
Pada bagian lain Nyanyang menyebutkan, beberapa persoalan mendasar yang masih dihadapi di antaranya kesenjangan infrastruktur antar-pulau akibat tingginya biaya logistik dan transportasi laut, keterbatasan akses digital dan jaringan komunikasi di wilayah pulau terluar.
Hingga perlunya optimalisasi sektor perikanan melalui modernisasi teknologi dan penguatan sarana pendukung bagi nelayan tradisional.
“Masih terdapat titik-titik blank spot di wilayah perbatasan yang menghambat akselerasi digitalisasi desa dan kampung.
Baca Juga: Mau Tambah Daya Listrik PLN Batam, Ini Lokasi dan Syarat Lengkapnya
Karena itu kami berharap adanya penguatan jaringan internet satelit untuk mendukung desa digital di wilayah kepulauan,” katanya.
Nyanyang juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkarakter sebagaimana tertuang dalam visi pembangunan daerah.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, menurutnya, telah membuahkan sejumlah capaian positif pada indikator makro pembangunan daerah.
Baca Juga: PLN Batam: Ajarkan Anak Bahaya Listrik dengan Edukasi, Bukan Marah
Pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2025 tercatat sebesar 6,94 persen, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional setelah Maluku Utara dan Sulawesi Tengah.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri juga meningkat dari 79,89 pada tahun 2024 menjadi 80,53 pada tahun 2025.
Capaian tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.
Baca Juga: Ketua DPRD Kepri Kena Sanksi dari Partai Gerinda, Gegara Naik Moge Tanpa Helm dan SIM
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kepri juga mengalami penurunan dari 6,89 persen pada Februari 2025 menjadi 6,35 persen pada November 2025.
Artikel Terkait
Kendalikan Inflasi, Wawako Raja Ariza Tegaskan TPID Tetap Waspada Kenaikan Transportasi dan Jaga Stabilitas Harga Pangan Pokok
Jelang Idul Adha, Barantin dan Karantina Kepri Perketat Pengawasan Pemasukan Hewan Kurban Masuk Wilayah Kepri
Lapas Batam Kenalkan SLIR, Permudah Layanan Integrasi dan Remisi Warga Binaan
Ketua DPRD Kepri Kena Sanksi dari Partai Gerinda, Gegara Naik Moge Tanpa Helm dan SIM
PLN Batam: Ajarkan Anak Bahaya Listrik dengan Edukasi, Bukan Marah
Mau Tambah Daya Listrik PLN Batam, Ini Lokasi dan Syarat Lengkapnya
Lampu Kedip atau Mati Mendadak, Ini Cara Lapor Cepat ke PLN Batam dari Rumah
Usai Diresmikan Presiden Prabowo, Pemko Batam Percepat Pembangunan Koperasi Merah Putih di 64 Kelurahan
Pemko Batam Nyatakan Komitmen Bangun Lapangan Sarpras Olahraga di Kodaeral IV
Dedikasi Sejak 2011, Pesan Bu Lili Sehat, Bahagia, dan Bijak Gunakan Teknologi