Jelang Idul Adha, Barantin dan Karantina Kepri Perketat Pengawasan Pemasukan Hewan Kurban Masuk Wilayah Kepri

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 14 Mei 2026 | 19:00 WIB
Karantina Kepri saat memeriksa hewan kurban yang masuk ke Batam.
Karantina Kepri saat memeriksa hewan kurban yang masuk ke Batam.

KLIKREAD.COM, Batam - Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) lebih memperketat pengawasan hewan kurban di seluruh tempat pemasukan di wilayah Kepulauan Riau.

Langkah ini untuk memastikan hewan kurban menjelang Idul Adha yang masuk dalam kondisi sehat, aman, dan bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), kulit berbenjol atau Lumpy Skin Disease (LSD), dan Jembrana.

Kepala Karantina Kepri, Hasim mengatakan pengawasan lalu lintas hewan kurban menjadi perhatian khusus, karena Kepulauan Riau merupakan wilayah strategis perbatasan negeri dengan mobilitas komoditas yang cukup tinggi.

Baca Juga: Kendalikan Inflasi, Wawako Raja Ariza Tegaskan TPID Tetap Waspada Kenaikan Transportasi dan Jaga Stabilitas Harga Pangan Pokok

“Kepri merupakan wilayah strategis perbatasan dengan aktivitas lalu lintas komoditas yang tinggi.

Karena itu, pengawasan terus kami lakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang masuk sehat, bebas penyakit, dan tentunya memenuhi persyaratan karantina,” ujar Hasim dalam siaran pers di Batam pada Selasa 12 Mei 2026 lalu.

Hasim menambahkan bahwa Karantina Kepri melakukan pengawasan intensif terhadap pemasukan hewan kurban yang berasal dari sejumlah daerah pemasok, di antaranya Lampung dan Tabanan, Bali.

Baca Juga: Sedikit Lebih Tinggi dari Nasional, BPS Sebut Inflasi Kota Tanjungpinang Dibawah Inflasi Provinsi Kepulauan Riau

Tindakan ini sebagai langkah pelindungan terhadap sumber daya alam hayati.

Berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) periode Februari hingga 12 Mei 2026, tercatat pemasukan hewan kurban ke wilayah Kepulauan Riau mencapai 3.894 ekor sapi dan 11.555 ekor kambing.

Data tersebut menunjukkan tren peningkatan pemasukan hewan kurban menjelang Iduladha.

Pada tahun 2025, volume pemasukan sapi meningkat sebesar 219,51 persen pada Mei dibanding April.

Sementara itu, pemasukan kambing mengalami kenaikan hingga 410,56 persen pada periode yang sama.

Baca Juga: Revitalisasi SMK/SMA di Batam, Gubernur Kepri Komitmen Dorong Generasi Ikuti Berbagai Pelatihan dan Sertifikasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X