Berbeda dengan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, hantavirus menyebar melalui urin, kotoran, atau air liur tikus yang mencemari udara maupun permukaan benda.
Seseorang dapat terinfeksi ketika menghirup debu yang terkontaminasi, terutama saat membersihkan ruangan kotor atau area yang menjadi sarang tikus.
Lingkungan yang kotor, tumpukan sampah, saluran air yang tidak terawat, hingga gudang lembap dapat menjadi tempat berkembangnya tikus pembawa penyakit.
Baca Juga: Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam
Selain menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, warga juga dianjurkan menggunakan masker saat membersihkan area berdebu atau tempat yang ditemukan banyak kotoran tikus guna mengurangi risiko paparan virus.
Upaya mengurangi risiko hantavirus, lanjut Rustam, tidak cukup hanya melalui pengobatan, tetapi juga harus dimulai dari kebiasaan hidup bersih dan pengendalian lingkungan.
“Yang paling penting itu pencegahan. Jangan biarkan rumah kotor dan banyak tikus, karena itu bisa menjadi sumber penyakit,” ucapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam.
Dan disertai keluhan yang tidak kunjung membaik, terutama jika tinggal di lingkungan dengan banyak tikus.***
Artikel Terkait
Peringatan Hardiknas 2026 di Batam Dimeriahkan 5.120 Pelajar dengan Tari Zapin Massal
Tutup Turnamen Basket Antar Pelajar, Lis Optimis Tanjungpinang Jadi Gudang Atlet Basket di Kepri
Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu, Berharap Wisman Tak Hanya Singgah Namun Belanja dan Nginap di Tanjungpinang
Andalkan Wisata Budaya dan Sejarah, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Triwulan I 2026 Naik 3,98 Persen
Penderita ODHIV di Tanjungpinang Capai 1.000 Orang, Wawako Tegaskan Penanganan Harus Jadi Prioritas Bersama
Realisasi Investasi Batam Capai Rp17,4 Triliun, Walikota Batam Sebut Kepercayaan Investor Domestik dan Asing Meningkat
Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam
Amsakar Nilai Pertumbuhan Investasi dan Ekonomi Bisa Optimal Jika Stabilitas Keamanan Tetap Terjaga
Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Provinsi Kepri dan Provinsi NTT Jalin Kerjasama Lintas Daerah
Momentum HUT ke-69 PP PAUD Kepri Diharapkan Mampu Jadi Solusi Ciptakan Generasi Emas Unggul dan Berdaya Saing