Di sisi lain, perkembangan sistem digitalisasi saat ini juga semakin maju, sehingga menjadi peluang bagi kita untuk mendokumentasikan dan memperkenalkan sejarah serta budaya Melayu kepada generasi muda,” ucap Lis.
Lebih lanjut, Lis juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, gotong-royong, dan kebersamaan sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini juga ia berharap hubungan kekeluargaan antaranggota semakin erat.
Baca Juga: Amsakar Dorong Peningkatan Akses Pendidikan
Serta juga mampu memberikan kontribusi positif dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan Kota Tanjungpinang yang harmonis dan sejahtera.***
Artikel Terkait
Kejuaraan Pencak Silat Championship Piala Walikota Tanjungpinang 2026, Walikota Lis Berharap Hasilkan Atlet Berprestasi Tingkat Nasional
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pemko Tanjungpinang Telah Distribusikan Air Bersih Capai 894,5 Ton
Jasa Kontruksi dan Toko Bangunan Diimbau Waspadai Penipuan Lelang Tertutup Pengadaan Material Mengatasnamakan Dinas Perkim Kepri
Kementerian Bappenas Nilai Museum dan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Miliki Potensi Jadi Daya Tarik Wisata Sejarah
Akademisi UNIQSAAS Pahang Kagum Manuskrip Peninggalan Kerajaan Riau-Lingga di Pulau Penyengat Masih Terjaga Baik
Gubernur Ansar Dorong Kolaborasi Pelestarian Warisan Melayu Bersama UNIQSAAS Pahang
Amsakar Dorong Peningkatan Akses Pendidikan
Bertabur Piala dan Penghargaan, Penutupan Lomba Pentas Seni 2026 K3S Kecamatan Bengkong Berlangsung Meriah
Arasy Pelajar Multi Talenta Sukses Borong Juara Tilawah dan Story Telling di Ajang Bakat PAI dan FLS3N
Walikota Lis Nilai Keberadaan KKSS Mitra Strategis dalam Mendukung Pembangunan Kota Tanjungpinang