Amanat tersebut menegaskan bahwa kecelakaan kerja merupakan kegagalan sistem, baik pada tataran perusahaan maupun nasional.
Oleh karena itu, pengelolaan K3 tidak dapat dilakukan secara parsial dan reaktif, melainkan membutuhkan pendekatan sistematis, terintegrasi, dan berbasis pencegahan.
Menjawab tantangan tersebut, sepanjang tahun 2025 Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan berbagai langkah penguatan.
Diantaranya, antara lain penyempurnaan regulasi dan standar K3, pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi berkelanjutan, digitalisasi layanan K3, serta penguatan integritas layanan bersama PJK3.
Baca Juga: Lakukan Safari MTQH Tiap Kecamatan, Walikota Amsakar Gemakan Syiar Al Quran
Selain itu, kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, asosiasi profesi, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah terus diperkuat agar K3 benar-benar hadir di tempat kerja.
Tahun 2026 disebut sebagai fase strategis pembangunan nasional yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas kerja.
Perubahan dunia kerja akibat transformasi ekonomi, digitalisasi, dan dinamika global turut membawa risiko kerja baru yang harus diantisipasi.
Adapun tema Bulan K3 Nasional tahun ini adalah “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Tema ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, dunia usaha, pekerja, akademisi, asosiasi profesi, dan media dalam mencegah kecelakaan dan melindungi pekerja.
Memasuki tahun 2026, agenda aksi K3 nasional difokuskan pada penyempurnaan regulasi, transformasi layanan K3 berbasis digital, penguatan peran Balai K3 di daerah.
Dan pelibatan Lembaga Sertifikasi Profesi, penguatan pengawasan K3, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga: Walikota Batam Nilai Momentum MTQH Membumikan Nilai Al Quran di Kehidupan Masyarakat
“Pada akhirnya, K3 bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan nilai. Setiap pekerja berhak pulang dengan selamat, dan produktivitas harus berjalan seiring dengan keselamatan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Wagub Kepri Nyanyang Minta PPIH Beri Pelayanan dan Perlindungan Terbaik bagi Jemaah Haji Kepri
Wawako Raja Ariza Ajak Umat Muslim Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Menyambut Bulan Suci Ramadan
Walikota Lis Serukan Pelestarian Budaya Sebagai Ajang Pererat Silaturahmi Antar Generasi
Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam
Walikota Batam Nilai Momentum MTQH Membumikan Nilai Al Quran di Kehidupan Masyarakat
Walikota Batam Tekankan Pentingnya Hilirisasi Pangan Lokal Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Bangsa
Lakukan Safari MTQH Tiap Kecamatan, Walikota Amsakar Gemakan Syiar Al Quran
Pemko Tanjungpinang Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Upaya Bangun Kehidupan Masyarakat Religius dan Berakhlak
Buka Pelatihan Pajak Daerah, Lis Inginkan Aparatur Tak Hanya Patuh Prosedur, Namun Memiliki Kompetensi Peningkatan Kinerja
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan, Gubernur Kepri Launching GPM di Lima Kabupaten/Kota