PWI Kota Batam Kali Ini Giatkan Generasi Literat di Pulau Penawar Rindu

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 16 Januari 2026 | 15:21 WIB
Siswa-siswi SMPN 1 Belakang Padang, Batam, sedang mengikuti workshop literasi bersama PWI Kota Batam. (Foto: PWI Kota Batam)
Siswa-siswi SMPN 1 Belakang Padang, Batam, sedang mengikuti workshop literasi bersama PWI Kota Batam. (Foto: PWI Kota Batam)

Sebab merekalah yang terus diuji oleh waktu yang tak pernah mau menunggu.

Baca Juga: Penataan SDM BP Batam, 681 Orang Terima SK Pegawai Tetap

Seperti bahtera kecil yang tetap berlayar, meski angin utara kerap jahil mencubit ombak, menggoyangkan langkah di setiap datang dan pulang.

Kini, PWI Batam menatap dengan keyakinan, dari bangku-bangku di ruang kelas sekolah yang berdiri sejak 1956 ini, melalui Pelatihan Literasi dan Jurnalistik, akan berkobar api yang membakar semangat literasi anak negeri.

Api itu telah menyala dari tengah Pulau Penawar Rindu, dari SMP Negeri 1 Batam.

Dan di momentum Hari Pers Nasional 2026, api itu menjadi isyarat bahwa pers dan pendidikan sedang berjalan beriringan.

Baca Juga: Kota Tanjungpinang Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kepri VI, Persiapan Mulai Dilakukan

Menjaga nalar, merawat kata, dan menyiapkan generasi yang kelak tumbuh sebagai pemimpin serta cendekia bangsa.

Salam dan Apresiasi Ketua PWI Batam

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Batam, M. A. Khafi Anshary, menyampaikan salam hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sri Rahayu, Kepala SMP Negeri 1 Batam, beserta seluruh guru dan tenaga pendidik.

Khafi menilai, kepemimpinan yang dijalankan dengan kebersamaan, kesederhanaan, dan keteladanan telah menjadikan sekolah bukan sekadar ruang belajar, melainkan ruang tumbuh bagi nalar, budi, dan karakter.

Baca Juga: Erlita Amsakar NIlai Keberhasilan Organisasi Tidak Hanya Ditentukan Perencanaan, Namun Komunikasi dan Koordinasi Efektif

Menurutnya, para guru di SMPN 1 Batam adalah pelita-pelita yang tak lelah menjaga nyala cahaya ilmu, meski sering berjalan dalam sunyi dan tanpa sorotan.

Di tangan merekalah, api literasi bukan hanya dinyalakan, tetapi dirawat agar terus hidup dan menular kepada generasi berikutnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X