Upaya Bangkitkan Ekonomi di Tanjungpinang, Walikota Lis Tegaskan Dibutuhkan Kebijakan Ekonomi Daerah Kepulauan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 22 Desember 2025 | 14:22 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah foto bersama peserta FGD ditaja Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepri bersama PWI Tanjungpinang. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang)
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah foto bersama peserta FGD ditaja Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepri bersama PWI Tanjungpinang. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang — Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan, dalam upaya membangkitkan ekonomi di Kota Tanjungpinang dibutuhkan kebiijakan ekonomi daerah kepulauan.

Penegasan Walikota Lis tersebut saat mengahdiri Focus Group Discussion (FGD) bertema “Strategi Bangkitkan Perekonomian Tanjungpinang”.

Kegiatan FGD ini diselenggarakan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepri bersama PWI Tanjungpinang.

Baca Juga: Erlita Amsakar Nilai Perempuan Miliki Peran Strategis Sebagai Pilar Keluarga Menuju Generasi 'Indonesia Emas 2045'

Acara digelar di Hotel Pelangi, Sabtu 20 Desember 2025.

Dalam pemaparannya, Lis menyampaikan kondisi pertumbuhan ekonomi Kota Tanjungpinang pada tahun 2024 berada di angka 3,7 persen.

Dan memasuki tahun 2025, laju pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren perlambatan, yakni 2,9 persen pada triwulan I, 2,7 persen pada triwulan II, serta kembali menurun menjadi 2,55 persen pada triwulan III.

Kondisi tersebut, menurut Lis, perlu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Budi Doremi Meneriahkan Puncak Peringatan HJB ke-196 Dikemas dalam 'Malam Apresiasi dan Solidaritas untuk Sumatera'

Selain itu, Lis juga menyoroti tingkat pengangguran Kota Tanjungpinang tahun 2025 yang tercatat sebesar 5,5 persen.

Ia menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak terlepas dari struktur ekonomi daerah yang bukan merupakan kawasan industri maupun penghasil sumber daya alam.

“Tanjungpinang adalah kota jasa dan perdagangan.

Secara kebijakan nasional, pemerintah pusat juga telah mengarahkan Tanjungpinang sebagai kota pariwisata.

Baca Juga: Warga Tanjung Banun Terima Bantuan Perbekalan dan Santunan Rumah Penuh dari Pemerintah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X