Beberapa komoditas yang perlu diantisipasi antara lain cabai merah, beras, ikan selar, minyak goreng, telur, dan ayam ras.
Ansar meminta OPD teknis memperkuat koordinasi, memperbarui neraca pangan, serta memastikan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.
Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Komitmen Perkuat Pengawasan Peredaran Obat di Apoten dan Toko Obat
"Inflasi Kepri pada Oktober 2025 berada di level 0,36 persen (mtm) dan 3,01 persen (yoy), masih berada dalam rentang sasaran nasional.
Namun penting diantisipasi adanya potensi tekanan harga akibat cuaca Ekstrem dan permintaan masyarakat jelang akhir tahun," paparnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati, optimistis inflasi jelang dan saat Nataru dapat dijaga di bawah 3,5 persen.
Baca Juga: Sebanyak 330 Balita di Kota Tanjungping Alami Stunting, Tahun 2025 Hanya Penurunan 0,1 Persen
Menurutnya, sejumlah program pengendalian harga berjalan efektif, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memicu lonjakan harga.***
Artikel Terkait
BP Batam Tekankan Kepastian Usaha dan Peran Logistik dalam Pertumbuhan Ekonomi Batam
Batam Raih Penghargaan Pelindungan Konsumen 2025, Walikota Berharap Jadi Penyemangat Tingkatkan Kinerja
Perkembangan Teknologi Menuntut Pemerintah Tingkatkan Kemampuan Kelola Komunikasi Publik
HUT KORPRI Dijadikan Momentum Komitmen Perkuat Wujudkan Pemerintah Profesional
Sebanyak 330 Balita di Kota Tanjungping Alami Stunting, Tahun 2025 Hanya Penurunan 0,1 Persen
Pemko Tanjungpinang Komitmen Perkuat Pengawasan Peredaran Obat di Apoten dan Toko Obat
Penganiayaan di Lapangan Mini Soccer, Reskrim Polsek Bengkong Bertindak Cepat Amankan Pelaku
BPS Bersama Pemprov Kepri dan Kabupaten Kota Perkuat Koordinasi Statistik Daerah dengan Pusat
Cegah Dini HIV, Lapas Bagansiapiapi Gelar Skrining Kesehatan untuk Warga Binaan
Percepat Penurunan Stunting, Kecamatan Tanjungpinang Barat Kolaborasi Poltekkes Kemenkes Bagikan 1.200 Butir Telur