Menjelang Tahun 2045, Indonesia Siapkan 84 Juta Anak Memasuki Usia Produktik 

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 24 November 2025 | 15:05 WIB
Menkes RI, Budi G. Sadikin./net
Menkes RI, Budi G. Sadikin./net

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi G Sadikin, mengatakan Indonesia memiliki waktu dua dekade untuk menyiapkan 84 juta anak agar siap memasuki usia produktif pada tahun 2045 mendatang.

Untuk itu Menkes mengajak masyarakat dan seluruh tenaga kesehatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Ajakan tersebut dibacakan Walikota tanjungpinang Lis Darmaansyah saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Kota Tanjungpinang 2025.

Baca Juga: Permudah Layanan Kesehatan Masyarakat, Pemko Tanjungpinang Siapkan Dua RS Baru Pengganti RSUD

Acara digelar di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Sabtu 22 November 2025 kemarin lalu.

“Tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat menjadi pengingat bahwa kualitas kesehatan masyarakat hari ini menentukan masa depan bangsa,” ujarnya.

Menkes menyebutkan, capaian transformasi kesehatan nasional sepanjang tahun ini, lebih dari 52 juta warga mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) sebagai deteksi dini penyakit.

Baca Juga: Pastikan Personel Tetap Prima, Sidokkes Laksanakan Penyuluhan Kesehatan dalam Ops Zebra Seligi 2025

Dari hasil itu, untuk cakupan skrining tuberkulosis (TB) meningkat dan telah menjangkau lebih dari 20 juta orang.

Sementara untuk layanan primer, 8.349 puskesmas telah menerapkan integrasi layanan.

Hal ini telah menunjukan pevalensi stunting turun menjadi 19,8 persen, dan juga 324.380 kader posyandu dibekali 25 keterampilan dasar untuk memperkuat pelayanan di masyarakat.

Diklaimnya, bahwa peningkatan mutu layanan rujukan juga terus berjalan, terutama pada penyakit prioritas seperti kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi.

Baca Juga: Pertunjukan Teater Bangsawan Dinilai Miliki Potensi Besar Jadi Daya Tarik Wisata Tanjungpinang

Sedangkan untuk sektor ketahanan kesehatan, Indonesia kini mampu memproduksi 10 dari 14 antigen vaksin rutin, 10 bahan baku obat penggunaan tertinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X