“Yang dibutuhkan di Batam adalah tumbuhnya rasa berkita, kesadaran kolektif bahwa Batam ini rumah kita bersama.
Kitalah yang akan menjaga dan merawatnya.
Kebersamaan ini harus terus dijaga, dirawat, dan dikembangkan,” ujarnya.
Amsakar menekankan bahwa peringatan hari lahir organisasi bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk merefleksikan perjalanan masa lalu dan capaian saat ini,
Hal ini, guna menetapkan langkah yang lebih baik di masa depan.
“Substansi ulang tahun bukan hura-hura. Ulang tahun adalah refleksi terhadap tiga dimensi waktu: masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Saya berharap perjalanan Forkom se-Jatim terus tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu,” tuturnya.***
Artikel Terkait
50 Peserta Ikut Pelatihan Juru Las dan Kewirausahaan Digelar Baznas Kota Batam
Walikota Batam Tegaskan, Mulatan Lokal dalam Pembelajaran Menjaga Karakter Generasi Batam
Polsek Lubuk Baja Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pemantauan Lahan Jagung Berbasis Asta Cita
Tahun 2026, Pemko Batam Pastikan Pelebaran Jalan Tengku Sulung Sepanjang 2,2 KM
Pemko Batam Turunkan Satgas Darurat Libatkan 7 Perangkat Daerah Sisir Sampah di Sagulung
JMSI Kepri Gelar Pendidikan Jurnalistik di SMKN 7 Batam
Satlantas Polresta Barelang Intensifkan Edukasi Keselamatan pada Ops Zebra Seligi 2025 di Lima Ruas Jalan Utama
Jadikan Batam Pusat Layanan Cloud, Oracle Corp akan Berinvestasi $6,5 Miliar
Gotong Royong bersama Masyarakat Bersihkan Waduk Duriangkang
Tarung Derajat Bentuk Karakter Generasi Muda, Dinilai Sekda Batam Bisa Tangkal Kenakalan Remaja