Ia menganggap sosok tersebut sebagai inspirasi dalam gerakan kemanusiaan di Batam.
“Terima kasih Bunda Sri Soedarsono atas dedikasi dan inspirasi yang tak pernah padam.
Di usia lebih dari 80 tahun, semangat beliau masih luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PMI Batam Sri Soedarsono mengatakan, Muskot menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat peran PMI dalam pelayanan kemanusiaan.
“PMI Batam memiliki keistimewaan karena dapat menjalin kerja sama langsung dengan negara lain.
Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan darah terbaik, tidak hanya untuk Indonesia.
Tetapi juga bagi negara lain yang membutuhkan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Hindari Kesalahpahaman, Amsakar Ajak Masyarakat Hindari Komunikasi Tidak Sehat
Walikota Tanjungpinang Berpesan Manfaatkan Bantuan CSR Alat UMKM untuk Pengembangn Usaha
Walikota Tanjungpinang Nilai Sebuah Bangsa Tanpa Arsip akan Alami 'Sindrom Amnesia Kolektif'
Mahasiswa Dinilai Mitra Strategis dan Kontrol Sisial Pemerintah, Walikota Lis Buka Ruang Seluasnya Berdiskusi
Tegakan Disipilin, Pemko Tanjungpinang Tak Segan Pecat Dua ASN Terlibat Narkoba
Ketua MPR RI Berikrar akan Menjaga Kehormatan dan Junjung Tinggi Marwah Melayu
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Dianugerahi Gelar Kebesaran Melayu "Datok Seri Diwangsa Wira Perdana" oleh LAM Kepri
Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Ziarah Ke Makam Pulau Penyengat Sekaligus Jadi Iman Shalat Jumat di Masjid Masjid Sultan Riau Lingga
Sebelum Isi Acara Kepri Bersholawat, Habib Jindan Jadi Khatib Sholat Jumat di Masjid Al Hikmah Tanjungpinang
BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian