Lasarus menilai nilai investasi proyek yang diperkirakan mencapai Rp16 triliun relatif kecil dibanding dampak ekonomi jangka panjang yang akan dihasilkan.
“Kita hanya perlu kemauan politik dan kerja keras bersama agar pembangunan ini benar-benar terealisasi,” katanya.
Adapun Kunker Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 Komisi V DPR RI ke Kepri ini difokuskan untuk meninjau dan membahas program pembangunan infrastruktur strategis.
Terutama proyek Jembatan Batam–Bintan serta pengembangan sarana transportasi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Baca Juga: Gubernur Kepri Berharap RRT Berpartisipasi Pengembangan Sektor Pengolahan Hasil Laut di Blok Natuna
“Komisi V DPR RI akan terus mengawal proyek-proyek vital seperti ini.
Karena jika daerah maju, maka Indonesia juga akan ikut maju,” pungkas Lasarus.***
Artikel Terkait
Buruh di Batam Gelar Aksi Demo Damai Sampaikan Delapan Tuntutan
Pastikan Kesehatan 29 Atlet Jelang POPNAS 2025, Walikota Lis Instruksikan Cek Kesehatan
Wawako Raja Ariza Ajak ASN di Kelurahan dan Kecamatan Beri Layanan Cepat pada Masyarakat
Wujudkan Pembangunan GOR dan Revitalisasi Stadion, Walikota Lis Lobi Komisi V DPR RI
Pemko Tanjungpinang Siap Sambut Kerjasama Investasi dengan Tiongkok
Gubernur Kepri Berharap RRT Berpartisipasi Pengembangan Sektor Pengolahan Hasil Laut di Blok Natuna
Walikota Lepas Dua Atlet Disabilitas Tanjungpinang Wakili Kepri Berlaga di PEPARPENAS XI Tahun 2025 di Jakarta
Kemenko PM Lakukan Koordinasi Pastikan Program Sekolah Rakyat di Kepri Berjalan Lancar
Pemko Tanjungpinang Ungkapkan Kendala Sekolah Rakyat Kurang Direspon dan Tenga Guru Masih Minim
Melihat Jalan dan Jembatan Rusak, Silahkan Adukan ke Dinas PUPP Kepri Melalui Layanan Pengaduan Aplikasi SIJANTAN