Pemerintah daerah diminta memperhatikan sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS), pengecekan bahan pangan, proses pengolahan hingga distribusi.
Baca Juga: 7.500 Mangrove Ditanam di Pulau Dompak Dijadikan Benteng Alami Wilayah Pesisir
Serta juga melibatkan orang tua dan pihak sekolah untuk menjaga keamanan makanan.
Pada kesempatan itu Sekda Firmansyah menegaskan, bahwa Pemko Batam akan segera menghubungi Arahan pusat, baik dalam upaya menekan angka TBC maupun dalam memastikan MBG berjalan lancar.
“Kami akan memperkuat koordinasi lintas sektor, melibatkan sekolah, puskesmas.
Baca Juga: Siswa SDS Ton Hwa Tanjungpinang Berhasil Raih Juara II OSN Nasional 2025
Serta orangtua wali murid agar dua program prioritas ini benar-benar memberikan dampak positif bagi kesehatan warga,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Butuhkan Kerjasama Semua Pihak, Wawako Batam Targetkan 2 Tahun Batam Bebas dari Banjir
Rencana Kerja DPRD Batam 2026 Disahkan, Prioritas pada Pembangunan dan Pengawasan
Tumbuhkan Semangat Kebersamaan dan Wujudkan Kota Bersih dan Asri, Pemko Tanjungpinang Gelar Goro
Sensus Ekonomi 2026 Dinilai Penting Guna Memotret Potensi Ekonomi Daerah dan Menyusun Kebijakan yang Tepat
Arsitektur Melayu Mencerminkan filosofi, nilai Identitas Masyarakat Melayu Sarat dengan Kearifan Lokal
Siswa SDS Ton Hwa Tanjungpinang Berhasil Raih Juara II OSN Nasional 2025
7.500 Mangrove Ditanam di Pulau Dompak Dijadikan Benteng Alami Wilayah Pesisir
Amsakar Achmad Tekankan Hubungan Erat Batam dan Singapura Membuka Peluang Ekonomi Baru
Kepala BP Batam Dukung Kebangkitan Industri Musik di Batam sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif
Kalapas Kelas IIA Batam Gelar Rapat Perdana, Sampaikan Arahan Awal Kepada Seluruh Jajaran