Festival Silat Serumpun 2025 Dinilai Ajang Pelestarian Budaya dan Peerat Silaturahmi Pelaku Seni Bela Diri

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 26 September 2025 | 20:29 WIB
Walikota Tanjungpinang menyerahkan cindramata pada kegiatan Festival Silat Serumpun 2025. (foto: Diskominfo Tanjungpinang)
Walikota Tanjungpinang menyerahkan cindramata pada kegiatan Festival Silat Serumpun 2025. (foto: Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang  Lis Darmansyah menilai, kegiatan Festival Silat Serumpun 2025 sebagai ajang pelestarian budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pelaku seni bela diri tradisional.

Pernyataan Walikota Lis itu saat membuka Festival Silat Serumpun 2025 di Kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang, ional, Jumat 26 September 2025.

Kegiatan ditaja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) ini diikuti oleh berbagai perguruan silat, komunitas seni.

Baca Juga: Lis Nilai Kehadiran Paguyuban Telah Memperkaya Khazanah Budaya di Kota Tanjungpinang

Serta juga peserta dari sejumlah daerah di Provinsi Kepr, dan juga tamu undangan dari luar daerah.

Festival ini merupakan bentuk kolaborasi antara Disbudpar dengan Hulubalang LAM Kepri Kota Tanjungpinang.

Dalam rangka menjaga dan melestarikan budaya silat tradisional, khususnya silat Melayu Kepulauan Riau.

Baca Juga: Beri Pemahaman Aturan Diterapkan di Sekolah Rakyat, Walikota Lis Kumpulkan Orang Tua Calon Siswa

Walikota Lis Darmansyah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini.

Hal ini sebagai bagian dari upaya melestarikan seni tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai budaya, filosofi kehidupan, dan semangat persaudaraan.

Baca Juga: Walikota Batam Serahkan SK Pengangkatan PPPK Tahap II kepada 369 Pegawai Pemko Batam

Melalui Festival Seni Silat Serumpun kita bersama-sama berkomitmen untuk terus melestarikan seni bela diri yang kaya akan nilai-nilai luhur dan filosof.

Serta ingin memperkuat identitas budaya Melayu sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Tanjungpinang kepada masyarakat luas,” ujarnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X