Menurut Tito, ada tiga langkah strategis yang bisa ditempuh, yaitu efisiensi anggaran, menggali pendapatan tanpa membebani masyarakat kecil.
Serta juga memanfaatkan program prioritas pusat dengan melibatkan sektor swasta.
Baca Juga: Gotong Royong Polsek Lubuk Baja Bersama Masyarakat: Wujudkan Lingkungan yang Bersih dan Aman
“Kepala daerah harus bisa mencari peluang untuk peningkatan perekonomian.
Jika suatu daerah memiliki komoditas yang melimpah, manfaatkan peluang tersebut untuk perdagangan antarwilayah maupun ekspor,” tambahnya.***
Artikel Terkait
Tingkatkan Wasit Lebih Profesional, PTSMI Beri Pelatihan Wasit bagi Klub Tenis Meja se-Kota Tanjungpinang
Wakil Kepala BP Batam Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur di Rempang Eco City
Kisah Sukses Grup Band Kalahari: Dari Singapura hingga Jakarta
Rock Friend'z 2025: Silaturahmi Musisi Indonesia, Singapura, dan Malaysia di Batam
Pemprov Kepri Tangkap Peluang Ekspor Pangan ke Singapura, Mendagri Beri Apresiasi
Gotong Royong Polsek Lubuk Baja Bersama Masyarakat: Wujudkan Lingkungan yang Bersih dan Aman
Tuan Kompeni Siap Menggebrak di Rock Friend'z 2025
Wakil Menteri Agama RI Kunjungi Pondok Pesantren Daarul Hikam Batam, Tekankan Peran Sentral Pesantren
Ribuan Masyarakat Batam Antusias Lakukan Istigosah dan Doa Bersama
Pemko Batam dan Korem 033/Wira Pratama Tindaklanjuti Percepatan Pembangunan Kawasan Transmigasi Tanjung Banun